Ragam

35 Pengurus Koperasi dan UKM Berbasis Sawit Ikuti Lokakarya

* Diadakan MAKSI dan BPDPKS

MASAMBA –Sebanyak 35 Orang Pengurus Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mengikuti lokakarya potensi manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi dan UMKM berbasis kelapa sawit yang digelar di Aula Hotel Remaja, Jl Pajorra, Masamba Kamis 17 Oktober 2019.

Lokakarya tersebut di Selengarakan oleh Masyarakat Perkelapa Sawitan Indonesia (MAKSI) bekerjasama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.
yang dibuka secara resmi Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Luwu Utara Muhammad Kasrum.

Staf Ahli MAKSI, Dr Ir Hariyadi MS mengatakan, Peserta Lokakarya adalah pengurus koperasi berbasis kelapa sawit dari Luwu Utara dan Luwu Timur dengan tujuan untuk mengoptimalkan potensi sawit melalui koperasi.

” kegiatan tersebut peserta diberikan pemahaman terkait dengan manajemen organisasi, dan Sistem prosedur koperasi, akuntansi dasar dan nanajemen keuangan, rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi , dan Sistem kepemimpinan dan komunikasi fektif serta membangun jejaring atau networking” Terang Hariyadi yang juga Dosen UGM Yogyakarta ini.

Selain itu, Pelaku koperasi juga diajar memaksimalkan potensi produk hilir sawit (produk turunan). Misalnya pembuatan kerajinan berbasis sawit, pembuatan gula merah (nira) dari batang hasil replating sawit.
Pembuatan sabun dan detergen, pembuatan tepung batang sawit, pembuatan kompos janjang kosong, pembuatan pakan ternak dari sawit, pembuatan arang dari cangkang kelapa sawit.

“Usaha alternatif penunjang produksi sawit juga kita sampaikan, seperti penyedia jasa angkut sawit, penyedia sarana produksi tani (pupuk, pestisida dan peralatan), penyedia/penangkar bibit sawit berkualitas,” kata Hariyadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Luwu Utara Muhammad Kasrum berharap ke depan pengelolaan koperasi bisa semakin baik.

Selama ini tidak sedikit koperasi yang baru aktif apabila akan diberi bantuan, lalu vakum setelahnya.

“Saya berharap yang di undang ini betul-betul memanfaatkan peluang, supaya ke depan bisa tercapai apa yang kita harapkan,” ujar Kasrum. (jun/idr)



Click to comment

Most Popular

To Top