Utama

Indah Klaim Kendarai 4 Parpol

* Thahar, Arsyad, Doel Serta Andi Sukma 3 Parpol

MASAMBA — Walau belum ada keputusan resmi soal kendaraan politik yang digunakan para bakal calon bupati di Pilkada Lutra 2020 mendatang. Namun, sudah bisa ditebak siapa saja calon yang mendapatkan selembar kerta rekomendasi dari partai politik (parpol).

Dikatakan Ir Abdul Wahid, Direktur Masamba Sindikate Center, bahwa dari sejumlah bakal calon (balon) Bupati Lutra yang mulai bermuculan di publik, background parpolnya sudah jelas. Seperti petahana Indah Putri Indriani. Walau bukan kader Partai Golkar akan tetapi, suaminya Muhammad Fauzi adalah Ketua Partai Golkar Luwu Utara yang juga anggota DPR RI dari Fraksi Golkar.

Dimana Partai Golkar di Luwu Utara berhasil meraih 8 kursi di Parlemen Luwu Utara. Artinya hanya dengan mendapatkan tiket dari Partai Golkar Indah sudah bisa melenggang maju sebagai calon bupati.
Selain Partai Golkar, Indah juga diprediksi akan mendapatkan tiket dari partai berlambang moncong putih atau PDI Perjuangan.

“Walau PDI Perjuangan hanya meraih dua kursi di DPRD, namun, mesin politik dari partai pemenang pileg dan pemenang pilpres tentunya memiliki nilai tersendiri. Buat balon bupati untuk mendapatkan tiket dari PDI Perjuangan ini menjadi sangat berarti,” ujarnya saat diwawancarai Palopo Pos, Ahad, kemarin.

Selain PDIP, lanjut Abdul Wahid, ada partai berlambang Ka’bah, yaitu PPP. “Walau hanya satu kursi di DPRD, Wahid menilai partai ini diprediksi akan masuk gerbong petahana. Selain itu, ada juga PAN dengan 4 kursi, juga diprediksi di kendarai Indah,” sebutnya.

Sementara itu, rivalnya, Muhammad Tahar Rum yang juga Wakil Bupati Lutra, sudah terlihat akan mengendarai Partai Nasdem. Pasalnya, Thahar juga adalah ketua umum partai besutan Surya Paloh memiliki 4 kursi di Parlemen Lutra, dan berhasil mendudukkan wakilnya menjadi Wakil Ketua DPRD Luwu Utara.

“Dengan 4 kursi ini diraih Partai Nasdem di parlemen, Thahar harus melakukan koalisi dengan partai lain,” terang Wahid.
Dari rekam jejak digital, Thahar saat ini juga telah menjajaki, dan mendaftar sebagai bakal calon bupati, seperti di Partai Gerindra, Partai PAN, dan Partai PKB.

Sementara Arsyd Kasmar, Ketua Umum Partai Gerindra juga diprediksi maju pada pilkada mendatang. Dengan 4 kursi di parlemen, Arsyad punya modal untuk berkoalisi dengan parpol lainnya, seperti Hanura, Nasdem, dan Demokrat.

Sementara Andi Rahim atau Doel, Ketua Umum Apindo Luwu Utara juga telah menyatakan maju sebagai balon bupati, bisa diprediksi Andi Rahim akan mendapatkan rekomendasi dari PKS. Pasalnya, Doel adalah mantan Ketua PKS Lutra, dengan modal 2 kursi di DPRD, ia juga telah intens melakukan komunikasi dan mendaftar di beberapa parpol diantaranya Nasdem, PAN, PKB, Golkar, Gerindra dan Hanura.
Masih kata Wahid, ini hanya prediksi.

Satu lagi balon Bupati Lutra yang gencar melakukan sosialisasi dan mendaftar di sejumlah Parpol. Ia adalah tokoh dari Kecamatan Malangke, Andi Sukma yang juga anggota DPRD Lutra.
Kader Hanura ini diprediksi juga akan maju dengan mengendarai Partai Hanura.

Hanura memiliki 4 kursi di DPRD sangat ril. Tinggal melakukan koalisi dengan parpol lainnya seperti Perindo, PKB, dan Demokrat.
“Politik itu bisa berubah dalam hitungan detik, besok bisa si A dapatkan Partai B, bisa juga lima menit kemudian si B mendapatkan rekomendasi dari Partai B. Semua tergantung kehebatan melobi pimpinan pusat parpol,” tutupnya. (jun/idr)



Click to comment

Most Popular

To Top