Ekonomi

BRI Minta Penambahan Kuota FLPP 2020

PALOPO-– Pemintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan skema Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada tahun 2019, terbilang tinggi. Karenanya, bank ‘plat merah’ tersebut mengajukan penambahan kuota untuk tahun 2020.

Manajer Pemasaran Bank BRI Kanca Palopo, Eko Mandala Saputra melalui AO Kunsomer BRI, Adi saat dikonfirmasi mengatakan, permintaan yang tinggi terhadap pembiayaan KPR bersubsidi di BRI dapat dilihat dari masih adanya calon debitur yang terpending. Dimana, kuota 60 rumah sudah tersalur semuanya. Dan masih ada terpending 30 calon debitur.

“Permintaan cukup besar, developer sudah menunggu, bangunan juga ready stok, calon usernya juga sudah didalami, ini sisa kuotanya yang belum ada,” katanya, Kamis, 7 November 2019.

Memang belakangan ini, kuota FLPP habis hampir di semua bank penyalur, termasuk BRI. Namun untuk ke depan, angin segar terhadap kuota FLPP itu berhembus dengan pengajuan penambahan permintaan kuota yang lebih besar untuk 2020 oleh BRI. Jumlah sekitar 10.000 ribu, tiga kali lipat dari kuota sebelumnya.

Pinca BRI Palopo, Doddi Sumahardi saat di wawancara Palopo Pos, beberapa waktu lalu menyebutkan, hadirnya program pembiayaan rumah bersubsidi tersebut kembali dipasarkan setelah mendapat kepastian mengenai kuota dan petunjuk tekhnisnya.

BRI selama ini tak kalah antusias menfasilitasi masyarakat menengah ke bawah yang membutuhkan hunian dalam menyalurkan KPR bersubsidi. Yang mana program tersebut paling dicari-cari oleh developer dan masyarakat. Hanya saja penyaluran FLPP tersebut hanya dengan mitra developer.

Sekadar diketahui, BRI dikabarkan tengah mengajukan penyaluran KPR FLPP sebesar 10 ribu unit rumah untuk tahun depan. Angka ini lebih besar dari alokasi FLPP tahun ini sekitar 3.000 unit.

Disebutkan Direktur Konsumer Bank BRI Handayani, usulan ini sudah diajukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Tahun depan kami ajuin sekitar 10.000-an lah,” ujarnya kepada media.

Menurutnya, alokasi untuk penyaluran KPR dengan skema FLPP diharapkan bisa menutupi kekurangan yang terjadi pada tahun ini. Pasalnya, alokasi FLPP tahun ini sudah dihabiskan oleh Bank BRI hanya dalam waktu setengah tahun saja. (ald/ikh)



Click to comment

Most Popular

To Top