Utama

Daerah Berharap ‘Sharing Cost’ Lokasi Tes CPNS

Farid Kasim Judas Amir

PALOPO — Pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serentak dijadwalkan akan dibuka hari Senin 11 November, mendatang. Pantau terus website sscasn.bkn.go.id.
Bagi daerah, penerimaan CPNS tahun ini akan berbeda dengan tahun 2018, lalu.

Dikatakan Kepala BKPSDM Kota Palopo, Farid Kasim Judas Amir saat ditemui Palopo Pos, Kamis 7 November 2019 di lobi kantor BKPSDM Palopo, kalau biaya pelaksanaan tes CPNS akan dibebankan kepada daerah.

Hal ini berbeda dengan tes CPNS 2018. Dimana, sepenuhnya biaya tes dibebankan pusat, yakni di BKN.
Untuk itu, Pemkot Palopo tengah menjalin komunikasi dengan beberapa pemda di Luwu Raya dan Toraja tentang tempat dan biaya pelaksanaan tes CPNS 2020 mendatang.
Jalan keluarnya, kata Farid, adalah dilakukan sharing cost (berbagi biaya).

Pasalnya, Kota Palopo dianggap sukses dalam menyelenggarakan tes CPNS tahun 2018, lalu. Sehingga, tahun 2020 mendatang juga direncanakan akan kembali digelar di Kota Palopo. Hanya saja, beban biaya menjadi persoalan jika dibebankan hanya kepada satu daerah.

Wajib STR dan Serdik

Sejumlah formasi yang dibuka dalam seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS tahun ini mewajibkan pelamar menyertakan Surat Tanda Registrasi (STR) dan Sertifikat Pendidik (Serdik). Serdik dan STR ini diharuskan bagi pelamar formasi guru dan tenaga kesehatan.

Formasi guru dan tenaga kesehatan memang masuk dalam daftar tiga besar formasi dengan alokasi kursi terbanyak dibanding lainnya. Seperti dikabarkan sebelumnya, untuk formasi guru akan dibuka sebanyak 63.324 formasi, sementara formasi kesehatan sebanyak 31.756 kursi.

Bagaimana ketentuannya? Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), STR yang masih berlaku wajib dilampirkan bagi pelamar formasi tenaga kesehatan tertentu, yaitu Dokter Pendidik Klinis Dokter Dokter Gigi Psikologi Klinis Perawat Ahli Perawat Terampil Perawat Gigi Ahli Perawat Gigi Terampil Penata Anestesi Asisten Penata Anestesi Bidan Ahli Bidan Terampil Apoteker Entomolog Kesehatan Ahli Entomolog Kesehatan Terampil Epidemiolog Kesehatan Ahli Epidemiolog Kesehatan Terampil Fisioterapi Ahli Fisioterapi Terampil Nutrisionis Ahli Nutrisionis Terampil Penyuluh Kesehatan Terampil Perekam Medis Ahli Perekam Media Terampil Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pranata Laboratorium Kesehatan Terampil Radiografer Ahli Radiografer Terampil Refraksionis Optisien Sanitarian Ahli Sanitarian Terampil Teknisi Elektromedis Ahli Teknisi Elektromedis Terampil Fisikawan Medis Ahli Okupasi Terapis Ortotis Prostetis Pembimbing Kesehatan Kerja Teknisi Gigi Teknisi Transfusi Darah Terapis Wicara
Sedangkan, formasi jabatan yang tak wajib lampirkan STR antara lain Administrator Kesehatan Entomolog Kesehatan Ahli dari lulusan S-1/D-IV Biologi/Profesi Dokter Hewan Entomolog Kesehatan Terampil dari lulusan D-III Entomolog/Biologi/Kesehatan Hewan Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli dari lulusan S-1 Biologi/Kimia/Teknik Kimia Sanitarian Ahli dari lulusan S-1 Teknik Lingkungan Sementara itu, sertifikat pendidik bagi pelamar formasi guru wajib diunggah pada sistem SSCASN.

Ditegaskan, pelamar jabatan guru yang tak mempunyai serdik tetap dapat mengikuti seleksi CPNS. Namun, dalam info yang tertera, pelamar formasi guru akan diberikan nilai maksimal SKB apabila memenuhi tiga ketentuan, yakni Memiliki serdik sesuai jabatan guru yang dilamar (linier) Serdik dikeluarkan oleh Kemendikbud, Kemenristekdikti atau Kemenag Memenuhi passing grade SKD dalam batas jumlah tiga kali formasi. (idr)



Click to comment

Most Popular

To Top