Metro

PNP Bakal Gunakan Parkir Sistem Terintegrasi

* Kadisdag: Kendaraan Konsumen dan Penjual Lebih Aman

TOMPOTIKKA –– Pusat Niaga Palopo (PNP) awal tahun 2020, mendatang, akan mulai memakai sistem parkir terintegrasi. Hal itu dikatakan Kadis Perdagangan, Zulkifli Halid dalam acara sosialisasi penggunaan portal pada pintu masuk dan keluar PNP, Kamis 7 November 2019 di aula Gedung Dinas Koperasi dan UKM Palopo.
Dikatakan Kadisdag Zulkifli, penerapan sistem parkir terintegrasi ini sudah jauh direncanakan. Barulah saat ini sudah gencar dilakukan sosialisasi.

Untuk itu, untuk mengawali kebijakan baru di PNP, dalam waktu dekat akan dibuatkan draft Perwal sebagai dasar hukumnya.
Dikatakan Kadisdag, penerapan ini semata-mata untuk menjaga kenyamanan dan keamanan konsumen masuk berbelanja di PNP, serta para penjual di dalam PNP.

Mengenai jumlah besaran tarif parkir, kata Kadisdag, hal itu masih akan diatur nantinya. “Yang jelas jumlahnya tidak akan memberatkan konsumen,” ujarnya.

Selain itu, dengan kebijakan baru parkir PNP, akan meminimalisir kebocoran PAD disektor perparkiran. “Masyarakat harus tahu kalau yang berhak menarik jasa parkir adalah lembaga daerah legal. Bukan orang per orang seperti yang ada di sekitar PNP,” tambahnya.

Sejatinya, PAD dari parkir ini akan kembali kepada masyarakat. Entah itu dalam bentuk pelayanan atau perbaikan sarana dan pra sarana PNP.
Di sistem baru parkir PNP, nantinya akan menerapkan tiga sistem. Yakni parkir umum, parkir langganan, dan free parking.

Dijelaskan kadisdag, untuk parkir langganan diberikan pada penjual di dalam PNP. Lalu, untuk konsumen dibebankan parkir umum. Sedangkan free parking untuk kalangan tertentu.(idr)



Click to comment

Most Popular

To Top