Utama

Theofilus Siap Rebut Kembali Kursi 01 di Tator

MAKALE — Salah satu daerah di Sulsel yang juga akan menggelar pemilihan kepala daerah serentak adalah Kabupaten Tana Toraja.
Hampir disegala penjuru lembang di Tana Toraja sudah mulai gencar terpasang foto, baliho, dan spanduk beberapa bakal calon yang katanya siapa maju bertarung menjadi penguasa di Bumi Lakipadada.

Saat ini, Pemerintahan Pemkab Tana Toraja dikomandoi Bupati Nicodemus Biringkanae bersama Wakil Bupati Victor Datuan Batara.
Di pilkada Tana Toraja tahun 2020, mendatang, salah satu calon yang bakal menjadi “kuda hitam” adalah incumbent mantan Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung.
Ia telah mendaftar ke sejumlah partai politik peserta pemilu. Seperti PDIP, dan Partai Golkar.

Tak bisa dipungkiri, rivalitas antara incumbent Nicodemus Biringkanae yang merupakan calon petahana dengan juga mantan Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung tak bisa dielakan di Pilkada 2020. Keduanya bakal kembali bertarung di pemilihan kepala daerah.

Dua figur yang sebelumnya telah bertarung di dua pilkada Tana Toraja berturut-turut (pilkada 2010 dan 2015) ini diketahui telah mendaftar sebagai bakal calon bupati di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Dari sejumlah informasi yang dihimpun Palopo Pos, pada pilkada 2010 lalu, Theofilus Allorerung yang saat itu berpasangan dengan Adelheid Sosang berhasil mengalahkan Nicodemus Biringkanae yang berpasangan dengan Kendek Rante.

Sementara di Pilkada 2015 lalu, keduanya kembali maju sebagai calon bupati. Saat itu, Nicomedus Biringkanae yang berpasangan dengan Victor Datuan Batara mengalahkan Theofilus Allorerung yang berpasangan dengan Yohanis Lintin Paembongan.

“Sejak pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung PDIP di pilkada Tana Toraja 2020, sudah ada 11 figur yang mengambil formulir pendaftaran. Dua figur diantaranya yakni Nicodemus Biringkanae dan Theofilus Allorerung,” ujar tim penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Tana Toraja DPC PDIP Tana Toraja, Paulus Paonganan di Makale.

Paulus mengatakan dari 11 figur yang sudah mengambil formulir pendaftaran, baru empat orang yang sudah mengembalikan formulir. Pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati pilkada 2020 Tana Toraja di DPC PDIP Tana Toraja akan ditutup pada 13 September mendatang.

“Penentuan pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung PDIP di pilkada 2020 merupakan kewenanganDPP PDIP,” ujarnya.
Informasi yang diperoleh, selain nama Nicodemus Biringkanae dan Theofilus Allorerung, figur lainnya yang juga mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di DPC PDIP diantaranya, Victor Datuan Batara yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Tana Toraja. Kemudian nama John Diplomasi, Rudhy Andi Lolo, Herman Opy Sanda, dan Albertus Patarru’ serta Markus Arruan.

Tes di Golkar

Mantan Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung mengikuti tes wawancara penjaringan partai Golkar untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.
Tes wawancara dilakukan di Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 1 Partai Golkar Jl Bontolempangan, Kecamatan Ujung Pandang, Rabu (30/10/2019) siang.

Theofilus hadir di DPD 1 Golkar hampir bersamaan dengan Viktor Datuan Batara yang juga menyatakan diri maju sebagai calon Bupati tahun depan.

Theo bertemu dengan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tana Toraja setelah keluar dari ruangan tempat wawancara di lantai II DPD 1 Partai Golkar.

Menurut Theofilus dalam proses wawancara tadi, dirinya dicecar pertanyaan terkait seputar prospek menghadapi Pilkada.
“Saya jawab, Pilkada kali ini saya yakin karena masyakat di Toraja sudah sangat mengharapkan kembali memimpin mereka dengn berbagai program program yang nyata ketika saya menjabat,” mantan Bupati Tana Toraja periode 2010 – 2015.

Theo optimis bisa mengendarai Partai Golkar untuk bertarung di Pilkada nanti. Keyakinan Theo karena merupakan kader Golkar.
“Saya optimis diusung Golkar. Ini rumah saya. Senior di dalam parner kerja saya waktu disni,” tuturnya.

Selain Golkar, Theofilus menyebut dirinya sudah mendaftar beberapa partai politik untuk mengusungnya. Seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Demokrat.

Disinggun soal calon wakil yang bakal mendampinginya, ia mengaku sudah melakukan loby dan komunikasi politik beberapa kandidat.
“Kalau pendamping masing sementara cari karena semua calon wakil merapat ke sini,” ujarnya.

Seperti mantan Direktur RSUD Lakipadada dr Rudi A Lolo, Jhon Diplomasi dan Cristina Lansia Tandilili dan beberapa kandidat lain belum disebutkan.

Kans Pendamping Theofilus di Pilkada Tator 2020

– dr Rudi A Lolo : Direktur RSUD Lakipadada
– Jhon Diplomasi : Owner KSP Balo’ta
– Christina Lansia Tandilili : Politisi



Click to comment

Most Popular

To Top