Metro

Tim Gabungan Tertibkan Pertamini

PALOPO— Tim gabungan Pemkot-Polres Palopo melakukan operasi penertiban pertamini, Rabu, 20 November 2019 kemarin. Pada hari pertama kemarin, 20 nosel (alat pertamini) disita. Penertiban ini berlangsung selama lima hari.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan Palopo, Zulkifli Halid ST MSi kepada Palopp Pos usai operasi, sore kemarin.
Lebih jauh dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Dinas Perdagangan Palopo, Suhartaty Rasyid SSos MSi, tim gabungan Pemkot-Polres Palopo yang melakukan operasi penertiban pertamini terdiri ASN Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, anggota Reskrim Polres Palopo, dan Kodim. Jumlah personil 40 orang, menggunakan empat mobil.

Penertiban mulai dilaksanakan di Jl. Ahmad Razak, sebanyak ada dua Pertamini. Lalu ke Jl. Malaja, perempatan TPI, Jl. Andi Tenriadjeng. Lalu ke Jl. KH Ahmad Kasim, belok ke Jl. Veteran. Kemudian berakhir di Jl. Ambe Nona.

Dari 20 pertamini yang kunjungi, ada yang sudah tidak beroperasi. Karena dua pekan sebelum operasi, sudah dilakukan pemberitahuan melalui persuratan resmi. Sebelumnya juga, telah dilakukan beberapa kali sosialisasi.

”Jadi langkah sosialisasi sudah kita lakukan berkali-kali. Kemudian dilakukan operasi atau penindakan. Setelah masih beroperasi setelah penindakan, langkah berikutnya adalah langkah hukum,” kata Suhartati.

Makanya, saat operasi, pemilik pertamini menyerahkan noselnya kepada tim gabungan, disertai berita acara serah terima. ”Mereka pasrah karena sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi. Dari pada didenda Rp3 miliar, lebih baik koperatif,” katanya.

Jumlah pertamini di Palopo sebanyak 60 unit. Dengan demikian, operasi penertiban akan dilakukan selama lima hari ke depan.
Dalam rangka pelaksanaan Undang-undang No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, dan UU Migas.

Keberadaan pertamini melanggar tata niaga yang merugikan konsumen lantaran harga lebih mahal dari Harga Eceran Tertinggi (HET), volume tidak ditera, dan tidak memenuhi kecukupan volume.

Berdasarkan hari uji tera, pada dispenser tertera bensin yang keluar 1 liter, tapi nyatanya hanya 0,6 liter. (ikh)



Click to comment

Most Popular

To Top