Kriminal

Setahun “Sembunyi”, DPO Curat Diringkus

*Pelaku Akui Bakar Posko Simpatisan

PALOPO–Usai sudah petualangan, Dedi Banne alias Ateng. Satu tahun lebih jadi buron, langkah pemuda 20 tahun yang tinggal di Lorong Lembaga Kota Palopo, akhirnya dihentikan anggota Rskrim Polres Palopo.
Pemuda pengangguran itu, ditangkap lantaran memiliki catatan kriminal atas kasus Pencurian dan Pemberatan (Curat) di Jalan Cakalang, Kota Palopo.

Pelaku dilaporkan, Edwar Rahman, dalam hal ini sebagai korban pencurian. Rangkaian Ops Pekat 2019, pelaku akhirnya diringkus tak berdaya di Lapangan Salobulo, Kamis, 28 November 2019, sekitar pukul 22.00 Wita.

Saat dilakukan pengembangan, pelaku mengaku, jika dirinya melakukan pembakaran Posko Simpatisan salah satu calon yang bertarung di Polwalkot 2018 lalu, tepatnya di Perum Cempaka Kota Palopo.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf SE SIk, mengatakan, dalam kasus tersebut, pelaku memiliki dua laporan polisi, yakni LPB/08/I/2019/SPKT. TP. Pencurian yang dilaporkan,Edwar Rahman, TKP Jalan Cakalang, Kota Palopo.

Kemudian, LPA/31/IV/2018/SPKT,tindak pidana Pembakaran Pos simpatisan, TKP Kompleks Cempaka, Kota Palopo. Ketika diintrogasi atas kasus pencurian yang dilakuman, pelaku menyebut, jika dirinya masuk kedalam rumah korban dengan cara memanjat pagar dan naik ke lantai dua.

“Selanjutnya mencungkil jendela rumah dan masuk kemudian mengambil barang milik korban berupa uang tunai sebesar Rp4 juta, 3 unit handphone dan 2 buah celana panjang merk Levis,” kata Ardy Yusuf, Jumat, 29 November 2019.

Tidak sampai disitu, lanjut perwira tiga balok, tim melakukan pengembangan dan penyelidikan.
Akhirnya, pelaku mengakui jika, dirinya juga yang melakukan pembakaran Posko Simpatisan di Perum Cempaka Kota Palopo 2018 lalu.

“Kita sudah dalami bahkan dari introgasi yang dilakukan penyidik, pelaku merupakan residivis kasus pencurian. Saat ini, pelaku diamankan di Mako Polres Palopo, guna proses hukum lebih lanjut,” tegas Ardy Yusuf. (ded)



Click to comment

Most Popular

To Top