Kriminal

Perkosa Mahasiswi Hingga Defresi

*Gegara Curi Helem, Pelaku Diringkus

WARA–Tim Reserse Polsek Wara, patut diberikan penghargaan. Setelah membekuk, pelaku Curat di 11 TKP, kembali anak buah Kompol Marthen Sipa SH, dipimpin Ipda Andi Akbar SH, menangkap, pelaku pencabulan di Jl Lingkar Kota Palopo.

Kasus cabul itu terjadi pertengahan Maret 2019, di Jalan Lingkar yang merupakan masuk wilayah hukum Polsek Wara Utara (Waru) Kota Palopo.

Kasus tersebut terungkap saat pelaku diciduk Tim Reserse Polsek Wara Kota Palopo, lantaran mencuri helem di wilayah hukum Polsek Wara.

Pelaku atas nama Muhammad Ashari Putra Pratama alias Ari (20) alamat Jln Gunung Jati, Kelurahan Tamarundung, Kecamatan Wara Barat Kota Palopo.

Korban diketahui berinisial AI (20), warga Kecamatan Waru, seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kota Palopo.

Akibat perbuatannya, korban kini mengalami defresi.

Pelaku merupakan DPO Polsek Waru, ditangkap Tim Reserse Polsek Wara, Sabtu, 30 November 2019, sekira pukul 00.45 Wita, dini hari.

Kanit Reskrim Polsek Wara, Ipda Andi Akbar SH, kepada Palopo Pos, mengatakan, selain ditangkap karena memiliki laporan mencuri helem, pelaku juga merupakan DPO kasus pemerkosaan di Jalan Lingkar,berdasarkan laporan polisi:
LPB/23/III/YAN.2.5/2019/SPKT, Tgl. 23 Maret 2019.

“Nanti kita koordinasikan dengan rekan-rekan yang ada di Polsek Waru. Kami dapat informasi jika korban saat ini defresi,” kata Andi Akbar.

Perwira satu balok itu, menjelaskan, tindak pidana pemerkosaan sebagaimana yang dimaksud dalam rumusan pasal 285 KUHP.

“Jika menyinggung kasus pemerkosaan yang dilakukan, maka pelaku bisa saja terancam 15 tahun penjara,” beber Andi Akbar.

Terkait dengan pencurian helem lanjut Akbar, kemudian dilakukan interogasi terhadap pelaku.

“Disitulah yang bersangkutan mengakui perbuatannya bahwa telah melakukan pemerkosaan terhadap korban saudari AI di Jalan Lingkar, Kota Palopo,” terangnya.

Saat ini, tambah Akbar, pelaku beserta barang bukti satu buah helem hasil curian diamankan di Polsek Wara Kota Palopo, guna proses hukum lebih lanjut.(ded)



Click to comment

Most Popular

To Top