Utama

Spanduk “Arsyad Sahabat Petani” Tersebar di Lutra

MASAMBA — Spanduk Bakal Calon Bupati Luwu Utara partai Gerindra, H Arsyad Kasmar SH bertebaran di Kab Luwu Utara, Spanduk berukuran 3 kali 1 meter bertuliskan “Arsyad Sahabat Petani” ini diikat diantara pohon kayu, bahkan hampir semua jembatan besar di Kab Luwu Utara juga tergantung.

Pengamat politik yang juga direktur Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI), Abdul Azis mengatakan spanduk Sahabat Petani yang bertebaran sejumlah desa di Luwu Utara membuktikan keseriusan Arsyad Kasmar untuk maju sebagai Calon Bupati Luwu Utara tahun 2020.

“Pilkada tahun ini, pak Arsyad sepertinya lebih serius bertarung jika dibanding Pilkada Lutra sebelumnya, ini dibuktikan dengan ribuan banner atau spanduk yang mereka sudah pasang,” tandas Azis.
Lantas bagaimana peluang Arsyad Kasmar Pada Pikada Luwu Utara yang akan dihelat pada 23 September tahun 2020?.

Mantan Komisioner KPU Luwu Utara ini mengatakan bahwa Semua Calon Bupati punya Peluang memenangkan pertarungan Bupati Luwu Utara, termasuk Arsyad Kasmar. Apalagi Arsyad Kasmar merupakan tokoh yang sudah tidak asing bagi masyarakat Luwu Utara, utamanya para Petani.

” Siapa yang tidak kenal Arsyad Kasmar, mulai akar rumput sampai kalangan atas mengenal beliau, tinggal bagimana nantinya tim-nya mengemasnya citranya sehingga nama beliau bisa lebih bagus, dan dipilih oleh rakyat,” tandasnya.

Arsyad Kasmar saat dihubungi mengaku akan all out dan mengerahkan segala kekuatannya baik moril maupun kekuatan mental. ” Pilkada kali ini tidak main-main ndik, saya akan all out, tidak seperti pilkada sebelumnya,” tandas Arsyad.

Makanya Arsyad meminta doa dan dukungan masyarakat, sebab Luwu Utara kalau hanya memgandalkan dana Abadi, tidak akan maju-maju, perlu terobosan pemimpinnya, bagimana peluang dan potensi yang melimpah itu kita kita maksimalkan, ” Banyak teman saya pengusaha bisa membangun di Luwu utara, ada yang bergerak di Pertanian, Pekebunan, dan pertambangan,” ujarnya.

Komoditas yang sudah ada seperti Padi,Kakao, dan sawit masih perlu mendapat kepedulian, nilai jualnya bisa kita tingkatkan di masyarakat, disinilah peranPerusahaan Daerah. ” Satu lagi komoditas export yang bisa kita kembangkan yakni pisang, tanah kita di Luwu Utara sangat cocok dengan Pisang, tidak dipupuk bisa tumbuh dan berbuah dengan baik, apalagi kalau mendapat perhatian pasti akan lebih baik, coba kita lihat Amerika Latin sana, Pisang jadi komoditas Export,” pungkasnya.(mah)



Click to comment

Most Popular

To Top