Utama

24.968 Pelamar Berebut 879 Formasi

* Tes SKD CPNS Lura-Toraja Dimulai Awal Februari

PALOPO –– Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan, sebanyak 3.364.897 dari 4.197.218 pendaftar CPNS lolos seleksi administrasi.
“Angka ini menunjukkan besarnya antusiasme dan perhatian masyarakat terhadap rekrutmen CPNS,” ujar Tjahjo di Jakarta, Senin (13/1).

Para peserta yang lolos akan mengikuti tahapan seleksi kompetensi berbasis komputer pada 27 Januari hingga 28 Februari mendatang.
“Materi meliputi tes wawasan kebangsaan, intelegensi umum dan karakteristik pribadi,” kata Tjahjo.

Tjahjo lebih lanjut mengatakan, dengan telah diserahkannya soal ujian yang disusun oleh Kemendikbud, maka tim panitia seleksi nasional akan segera melakukan proses input naskah ke sistem CAT BKN yang akan digunakan dalam seleksi.

Tjahjo berharap, proses seleksi CPNS tahun anggaran 2019 berlangsung aman, kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN.

“Sehingga menghasilkan CPNS yang berdaya saing, kompeten, berintegritas, guna mewujudkan Indonesia yang lebih maju,” katanya.
Para pelamar CPNS yang lolos administrasi nantinya akan bersaing memperebutkan 154.029 formasi. Jumlah itu terdiri dari instansi pusat 37.584 formasi dan instansi daerah 116.445 instansi.

Luwu Raya

Di Luwu Raya, panitia penerimaan CPNS juga telah merampungkan hasil seleksi berkas. Hasilnya, untuk Pemkab Luwu, hasil seleksi administrasi penerimaan CPNS. Dari 3.325 pelamar yang memasukkan berkas, ternyata ada 275 pelamar yang jatuh pada seleksi berkas dan dipastikan tidak akan mengikuti seleksi selanjutnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu, Drs H Sulaiman, MM mengungkapkan, jumlah pelamar CPNS 2019 kabupaten Luwu sebanyak 3.325 pelamar. Sebanyak 3.050 pelamar yang dinyatakan lulus berkas dan ada 275 orang yang tidak lulus berkas.

275 orang yang tidak lulus berkas ini disebabkan tidak memenuhi syarat yang sudah ditentukan, diantaranya syarat pendidikan sesuai ijazah yang tidak sesuai, dan beberapa syarat lain, semisal syarat tambahan pada pelamar Satpol-PP Luwu, seperti tinggi badan serta ada pelamaf yang dinyatakan tidak memenuhi syarat karena IPK tidak sampai 2,50.
Sementara itu, di Luwu Utara, sebanyak 5.874 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dinyatakan memenuhi syarat.

Hal itu berdasarkan verifikasi administrasi, supervisi, dan finalisasi oleh Panitia Pengadaan CPNS Pemerintah Kabupaten Lutra 2019 pada Senin 16 Desember 2019.

Kepala BKSDM Luwu Utara Nursalim Ramli kepada Palopo Pos mengatakan bahwa berdasarkan hasil verifikasi administrasi panitia, sebanyak 5.874 orang yang dinyatakan lulus.

Di Kota Palopo, panitia seleksi CPNS menerima pelamar sebanyak 4.600 secara daring (online). Tetapi dari jumlah itu, yang mengirimkan berkas fisik administrasi hanya 4.228 orang.

Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi BKPSDM Pemkot Palopo, Hamka, kepada Palopo Pos mengungkapkan, jumlah pendaftar online ada 4.600 orang. Tetapi yang mengirim berkas fisik yang masuk ke panitia hanya 4.228 orang. “Jadi ada 372 orang yang dinyatakan tidak lolos seleksi berkas alias tidak memenuhi syarat,” kata Hamka.

Dari 4.228 orang yang dinyatakan memenuhi syarat (MS), lanjut Hamka, formasi yang paling banyak pendaftarnya adalah formasi tenaga kesehatan bidan dengan jumlah 953 orang. Sedangkan semua kuota formasi yang diterima dari KemenPAN, juga terisi.

Sedangkan di Luwu Timur, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lutim, Kamal Rasyid menyebutkan, pelamar CPNS di Lutim dengan alokasi 111 formasi tercatat 5.748 orang. Mayoritas pelamar berminat menjadi guru dengan jumlah pelamar terbanyak, yakni sebanyak 2.527.

Sementara jumlah pelamar untuk formasi kesehatan terdiri dari dokter, dokter gigi, bidan dan perawat tercatat sebanyak 1.187. Formasi kesehatan ini menyediakan 40 alokasi. Sedangkan, untuk formasi umum jumlah pelamar sebanyak 2.034 dengan alokasi formasi yang tersedia sebanyak 19.

Toraja

Di Toraja Utara, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Toraja Utara mulai melakukan pengesahan kartu tes CPNS.
Disampaikan Kepala Sub Bidang Pengadaan Pegawai BKPP Toraja Utara, Anton Pararak, saat ini panitia hanya dilakukan pengesahan kartu tes pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Toraja Utara.

“Pendaftar yang cetak sendiri, dan kami hanya melayani pengesahan dengan bukti KTP-el di depan kantor,” ucapnya, Senin 13 Januari 2020.
Pengesahan dilakukan mulai tanggal 13-16 Januari 2020 dengan membawa kartu tes yang sudah dicetak peserta.

“Bisa diwakili, bagi yang mempercayakan kepada orang yang dipercaya datang mengesahkan,” jelasnya.
Anton Pararak menjelaskan, pendaftar CPNS Toraja Utara yang lulus administrasi berkas sebanyak 4.202 pendaftar.

Sementara, Pemkab Toraja Utara hanya mendapatkan jatah 174 formasi CPNS.

“Kalau pelaksanaan SKD kami harus kordinasi dulu ke pusat, jadwalnya kemungkinan akhir bulan Februari 2020,” ungkapnya.

Sementara di Tana Toraja, BKPSDM Tana Toraja, Joni Tonglo di Makale mengatakan, pendaftar CPNS di kabupaten Tana Toraja yang memenuhi syarat administrasi mengikuti seleksi SKD berbasis CAT 2019 sebanyak 1.866 orang. BKPSDM akan menyiapkan sedikitnya 215 unit komputer untuk digunakan 1.866 peserta yang lulus seleksi administrasi.

Dari informasi yang diterima BKPSDM Tana Toraja dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN), rencananya seleksi SKD berbasis CAT CPNS 2019 di Tana Toraja akan berlangsung 3-4 Februari mendatang. (alb/idr)

Hasil Seleksi Berkas Pelamar CPNS 2019

Kab. Luwu : 3.050 Orang
Alokasi Formasi 185 Kursi

Kota Palopo : 4.228 Orang
Alokasi Formasi 134 Kursi

Kab. Lutra : 5.874 Orang
Alokasi Formasi 151 Kursi

Kab. Lutim : 5.748 Orang
Alokasi Formasi 111 Kursi

Kab. Torut : 4.202 Orang
Alokasi Formasi 174 Kursi

Kab. Tator : 1.866 Orang
Alokasi Formasi 124 Kursi

Total : 24.968 Orang
Toral Formasi : 879 Kursi

Pelaksanaan tes SKD CPNS Diperkirakan Awal Februari 2020



Click to comment

Most Popular

To Top
.