Ragam

Halim: Ekonomi 2020 Ditentukan dari Daya Beli dan Suplai Barang

PALOPO — Membahas masalah proyeksi ekonomi di tahun 2020, harus menggunakan data yang valid.
Jika bicara proyeksi atau ramalan tanpa data dari sumber yang terpercaya, maka proyeksi tersebut akan bias alias keliru, sehingga berpengaruh dalam pengembilan keputusan.

Menurut pengamat ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Palopo, Halim Palatte SE M.Si, data sangat penting dalam menyusun suatu proyeksi yang berpeluang benar dan dapat dipercaya.

“Kondisi ekonomi tahun 2020 di Kota Palopo ditentukan oleh daya beli masyarakat dan suplai bahan atau barang-barang lokal yang disiapkan masyarakat setempat, sehingga terjadi multiplier effect.

Kondisi ekonomi juga ditentukan oleh literasi keuangan masyarakat, artinya belanjakan uangnya sesuai kebutuhan bukan karena keinginan atau selera,” papar Halim yang juga dewan pengawas PAM TM Palopo, Senin 13 Januari 2020.

Lanjut Halim, konsumsi masyarakat terhadap barang atau jasa yang diproduksi lokal. Saluran distribusi yang stabil dengan menggunakan supplier yang profesional agar semua barang-barang kebutuhan selalu tersedia dengan harga yang stabil, sehingga semua bidang usaha terutama UMKM beroperasi kontinyu.

“UMKM sangat sedikit terkontaminasi dengan kondisi ekonomi global, karena kebanyakan bahan yang digunakan diperoleh dari daerah sekitar bukan bahan impor,” katanya.

UMKM dapat melakukan diversifikasi produk, terutama jenis, ukuran, kualitas, dan harga. Pengelola UMKM yang stabil, ditunjang oleh keahlian pemilik dan dilindungi oleh pemerintah, terutama lokasi dan peraturan. UMKM yang sukses jika melakukan kerjsama perusahaan berskala besar disertai MoU.

Pemerintah menyediakan infrastruktur yang dapat menarik konsumen dan produsen berkunjung ke Kota Palopo.(idr)



Click to comment

Most Popular

To Top
.