Utama

Maksimalkan Pembiayaan di Sektor Produktif dan Komersil

* Target Perbankan Luwu Raya di 2020

PALOPO — Sejumlah perbankan mengharapkan geliat ekonomi di wilayah kerja mereka tahun ini bisa lebih baik. Minimal pertumbuhan ekonomi tetap terjaga untuk peningkatan portofolio perusahaan. Meski sejak 2019 kemarin bayang bayang resesi masih saja menghantui.

Namun, diungkapkan Ketua Badan Musyawarah perbankan Daerah (BMPD) Luwu Raya dan Toraja, Ruslan, tahun ini perbankan tetap optimis menghadapi tahun tikus logam saat ini. Menurutnya, resesi ekonomi global tidak begitu banyak berpengaruh sampai ke daerah.

Khususnya di Luwu Raya dan Toraja. “Kita melihat geliat ekonomi tahun ini tidak terlalu jauh berbeda dengan tahun lalu, mesti harus tetap berhati-hati dengan resesi, tapi saya kira untuk lokal tidak begitu signifikan-lah,” ucapnya saat diwawancara Palopo Pos, Senin 13 Januari 2020.

Dikatakannya, selama suasana masih tetap kondusif, ekonomi pasti akan menggeliat. Misalnya, Kota Palopo tahun 2019 pertumbuhan ekonomi diatas rata rata nasional 7,52 persen itu dinilai sangat mendukung aktifitas perbankan dan usaha yang ada. Ia mengungkapkan Dana Pihak Ketiga (DPK) 18 perbankan tahun 2019 sekitar Rp3 triliun. Itu terbesar kedua setelah Makassar.

“Karena itu kita melihat tahun ini masih cukup baguslah, apalagi di Kota Palopo yang pertumbuhan sebesar 7,52 persen. Itu saja yang tetap dijaga, agar tahun ini bisa sesuai dengan target target perbankan,” ucapnya.

Pimpinan Bank Sulselbar tersebut mengungkapkan, perbankan akan tetap membiayai sektor-sektor produktif untuk tumbuh kembang usaha. Selain itu adanya kepastian cashflow yang lebih cepat. Market baru juga akan terbentuk.

Di Bank Sulselbar sendiri kata Ruslan, sektor produktif melalui kredit modal kerja (KMK) dan kredit investasi akan menjadi perhatian mereka. Menurutnya itu yang akan membuka lapangan kerja.

Demikian halnya Doddi Sumahardi, Pinca BRI Palopo, saat diwawancara kepada Palopo Pos, kemarin. Ia menyebutkan geliat perbankan tahun 2020 masih lebih baik selama pertumbuhan ekonomi terjaga. Ia juga menilai Kota Palopo dengan pertumbuhan ekonomi 7,52 persen itu diatas pertumbuhan ekonomi nasional. Itu cukup tinggi.

“Pengalaman saya 7,52 persen itu tentu saja mendukung bank untuk kredit, Dana (DPK) dan layanan transaksi, apalagi jika tahun ini bisa lebih meningkat, ya tentu kita bersyukur,” kata mantan Pinca BRI Barabai ini.

Sektor produktif melalui KUR dan kredit komersil masih menjadi prioritas bagi BUMN tersebut. “Kita akan tetap memperhatikan ke dua segmen ini, khusus untuk KUR kita akan pasarkan secara maksimal, disamping produk produk lain yang juga terus kita genjot, seperti kredit perumahan dan KKB,” ucapnya.

Ia menggambarkan delta penyaluran KUR untuk wilayah Palopo dan Kabupaten Luwu itu sebesar Rp45 miliar pada tahun 2019 lalu. Dan kuotanya akan bertambah lagi tahun ini disamping itu suku bunga juga turun dari 7 persen ke 6 persen yang tentu semakin meningkatkan jumlah UMKM yang memanfaatkan fasilitas kredit tersebut.

Demikian halnya dengan DPK yang ditarget tumbuh sebsar 30 persen dimana pada 2019 lalu pertumbuhannya 18 persen di Cabang Palopo. Dengan kondisi ekonomi yang baik target target itu akan tetap tercapai.
Sekkot Palopo, Firmanza DP saat kepada Palopo Pos sebelumhya mengatakan Pemerintah Kota Palopo akan tetap bekerja lebih baik lagi di tahun ini untuk iklim usaha yang baik di Kota Palopo.

Ia menyebutkan pertumbuhan ekonomi 2019 di Kota Palopo sebesar 7,52 persen itu diatas rata rata nasional dimana Pemerintah Kota Palopo akan tetap mempertahankannya atau lebih meningkatkannya lagi.

“Kita pasti akan terus mendorong iklim usaha yang bagus, tahun 2019 kemarin pertumbuhan ekonomi kita 7,52 persen diatas rata rata nasional, akan tetap kita uapayakan tahun ini bisa lebih meningkat lagi,” jelasnya.

Sejumlah upaya pemerintah terus dilakukan. Seperti misalnya menumbuhkembangkan UMKM. “Tahun ini kita memberikan akses permodalan bagi UMKM, agar berkembang,”ucapnya.

Disamping itu, melakukan pembinaan, ruang investasi juga akan dipermudah dengan memberikan kemudahan perizinan bagi pelaku usaha dan situasi keamanan yang kondusif akan terus terjaga. “Pemkot Palopo selalu berupaya untuk meningkatkan suasana kondusif bagi para pelaku usaha di Kota Palopo ini,” tandasnya.(ald/idr)



Click to comment

Most Popular

To Top
.