Luwu

Pelamar CPNS Menanti Waktu Tes SKD

BELOPA—Proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 lingkup Pemkab Luwu telah melewati tahap seleksi administrasi. Saat ini para pelamar yang dinyatakan lolos berkas tengah menanti kepastian fase berikutnya yaitu proses tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS.

Kepala BKPSDM Kabupaten Luwu Drs H Sulaiman, MM, kepada Harian Palopo Pos Senin (13/1) kemarin mengungkapkan, hingga saat ini panitia seleksi (Pansel) penerimaan CPNS Luwu masih menunggu informasi dari BKN sekaitan dengan jadwal waktu pelaksanaan tes SKD.

“Kami harap pelamar bersabar. Saat ini kita masih menunggu informasi BKN soal waktu pelaksanaan tes SKD penerimaan CPNS 2019 kabupaten Luwu ini. Yang jelas petunjuk BKN waktu pelaksanaan tes SKD antara akhir Januari hingga akhir Februari mendatang,” ungkap Sulaiman.

Hanya saja, lanjut Sulaiman, berbeda dengan tes SKD tahun sebelumnya, dimana dilaksanakan serentak, untuk tahun ini setiap daerah memiliki jadwal masing-masing. Dan diberikan kewenangan untuk menentukan titik lokasi tes SKD. Untuk kabupaten Luwu, Pansel berencana menggunakan gedung Simpurusiang Belopa, dimana gedung tersebut mampu memuat banyak orang.

“Waktu dulu kita bersamaan, jadi kita gelar di Palopo. Untuk penerimaan tahun ini kita mandiri. Kita upayakan ambil waktu tiga hari dan kita gunakan gedung Simpurusiang untuk peserta tes SKD secara bergantian mulai pagi hingga sore hari,” kata Sulaiman.

Sebelumnya di informasikan, Pansel penerimaan CPNS Tahun 2019 Pemkab Luwu sejak 18 Desember 2019 lalu telah mengumumkan hasil seleksi administrasi penerimaan CPNS. Dari 3.325 pelamar yang memasukkan berkas, ternyata ada 275 pelamar yang jatuh pada seleksi berkas dan dipastikan tidak akan mengikuti tes SKD.

“Jumlah pelamar CPNS 2019 kabupaten Luwu sebanyak 3.325 pelamar. Sebanyak 3.050 pelamar yang dinyatakan lulus berkas dan ada 275 orang yang tidak lulus berkas,” kata Sulaiman beberapa waktu lalu.

Panitia Seleksi CPNS BKPSDM Luwu, Rani, kepada Harian Palopo Pos membeberkan, sebanyak 275 orang yang tidak lulus berkas ini disebabkan tidak memenuhi syarat yang sudah ditentukan, diantaranya syarat pendidikan sesuai ijazah yang tidak sesuai, dan beberapa syarat lain, semisal syarat tambahan pada pelamar Satpol-PP Luwu, seperti tinggi badan serta ada pelamaf yang dinyatakan tidak memenuhi syarat karena IPK tidak sampai 2,50.

Dari 3.325 pelamar yang memasukkan berkas. Pendaftar terbanyak pada kategori tenaga teknis, yaitu sebanyak 1.635 orang sementara yang akan diterima hanya 45 orang. Untuk tenaga pendidik pendaftar sebanyak 1.197 orang untuk memperebutkan 103 formasi. Sedangkan tenaga kesehatan yang mendaftar sebanyak 493 orang untuk memperebutkan 37 formasi. (and/rul)



Click to comment

Most Popular

To Top
.