Kriminal

2 Kakek Cabul Terancam 15 Tahun

*Berkas Dipisah karena Tempat Kejadian dan Waktu Berbeda

LUWU — Dua kakek berinisial MT (64) dan SN (63) resmi mendekam di balik jeruji besi Polsek Walenrang, Kabupaten Luwu. Keduanya harus bertanggungjawab atas perilaku memalukan yang dilakukannya. Sedang korban Mawar (nama samaran. Red) mengalami depresi setelah dinodai kedua kakek tersebut.

Perkembangan terbaru kasus tersebut, penyidik telah menggenjot perampungan berkas untuk selanjutnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Belopa.
Dalam kasus tersebut, penyidik memisahkan berkas tersangka dengan kata lain berkasnya dibagi dua. “Sebab ada dua tersangka, dua TKP dan dilakukan di waktu yang berbeda,” kata Kapolsek Walenrang, AKP Rafly SSos MH, Rabu, 12 Februari 2020 kemarin.

Kedua tersangka, lanjut Rafly, telah melakukan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur, sebagaimana yang diatur dalam Pasal 82 UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
Kemudian yang telah diubah oleh UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan diubah kedua kalinya dengan Perpu Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Serta yang telah ditetapkan sebagai undang undang dengan UU nomor 17 tahun 2016 tentang perpu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindunagn anak.
*Kedua pelaku terancam 15 tahun penjara,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, kedua pelaku ditangkap lantaran telah melakukan tindak pidana pencabulan bocah SD di Desa Kaliba Mamase. Kedua tersangka mengiming-imingi buah-buahan hingga uang Rp50 ribu. (ded)



Click to comment

Most Popular

To Top