Utama

Warga Belopa di Kapal Diamond Princess Minta Dipulangkan

* Pemerintah Kirim Utusan ke Jepang

JAKARTA — Pemerintah Republik Indonesia segera akan mengevakuasi WNI yang berada di Kapal Diamond Princess di Jepang.
Sebagaimana diketahui, di atas kapal pesiar tersebut, sebanyak 78 anak buahnya dari Indonesia. Dan 4 orang sudah dinyatakan positif mengidap virus corona.

Di atas kapal ternyata ada warga asal Sulsel, yakni dari daerah Selayar, Makassar, dan Belopa.
Dari penelusuran Palopo Pos, tadi malam, salah satu rekan ABK kapal asal Belopa diketahui bernama
mengungkapkan, saat ini ia dan bersama rekan-rekannya sesama WNI dalam keadaan sehat. “Alhamdulillah kabar kami di sini semua WNI sehat. Dan untuk sekarang ini kami hanya meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk segera mengevakuasi kami. Dan kami sangat berharap evakuasi di tempuh melalui jalur udara,” katanya saat dihubungi Palopo Pos, tadi malam.

Hanya saja, yang bersangkutan merahasiakan nama dan alamat lengkapnya di Belopa.
Hingga saat ini Warga Negara Indonesia yang berada di Jepang masih dalam pengawasan penuh pihak pemerintah jepang. Hal ini juga dilakukan kepada 4 WNI yang positif terkena virus corona.

Seluruh penumpang sudah diturunkan dan masih melalui tahap observasi. Setditjen P2P Kementrian Kesehatan Achmad Yurianto mengatakan pemerintah jepang sudah melakukan penanganan sesuai dengan standar yang dikeluarkan WHO.
Ia juga mengatakan dalam waktu dekat ini WNI di Jepang akan kembali dijemput pulang ke tanah air. pihaknya akan tetap melakukan screening ulang untuk memastikan WNI benar-benar bebas dari virus corona.

Diketahui penyebaran virus di kapal ini terjadi setelah ditemukan penumpang yang terjangkit virus corona setelah turun dari kapal. Seketika itu para awak kapal mulai diperiksa dan mulai menunjukkan gejala terkait virus corona.
Sementara itu, crew Kapal Diamond Princess mulai resah, pasalnya hingga saat ini pemerintah belum memutuskan penjemputan atau evakuasi 78 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal pesiar Diamond Princess yang kini berlabuh di Yokohama, Jepang.

Dalam Video rekaman yang dikirimkan oleh salah seorang crew Kapal kepada Redaksi Fajar TV terdapat 10 crew kapal asal Indonesia berkumpul dengan membentangkan selembar kertas yang bertuliskan masing-masing, “Kami Ingin pulang secepatnya, jemput kami Pak Presiden secepatnya, dan jangan biarkan kami terpapar virus corona-19″ isi tulisan tersebut.

Selain itu dua orang lainnya membacakan pernyataan, salatunya seorang crew perempuan yang terlebih dahulu membacakan yang isinya seperti ini ” Kepada Pak Presiden Jokowi yang terhormat.
“Kami yang berada dalam Princess Yokohama, sudah sangat takut, ibaratnya dibunuh pelang-pelang, kami disini untuk menghidupi keluarga di Indonesia, jangan biarkan kami sangit dan mati perlahan-lahan karena kelamaan di evakuasi,” kata salah satu crew yang diketahui berasal dari Sulsel ini.

Kemudian dilanjutkan crew yang lainnya membacakan sambungan pernyataan–“Kami mohon jangan dengan menggunakan kapal dengan menggunakan waktu dua minggu perjalanan sampai ke Jepang. Jemput kami Pak dengan pesawat. Kami juga Indonesia Pak Presiden. Kami mewakili teman crew Indonesia yang ada di Diamond Princes, Pak Presiden mohon buka hati nuraninya untuk menjemput kami secepatnya. Kami semua sudah di tes dan hasilnya negatif, yang positif sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Yokohama,” pungkasnya.(idr)



Click to comment

Most Popular

To Top
.