FEMALE

Kenali Penyebaran dan Pencegahan Covid-19

dr Fidiyah Rusdi Sp.PD
Dokter Penyakit Dalam RSUD Palemmai Tandi

Penyebaran Coronavirus 2019 atau yang dikenal Covid-2019 membuat seluruh dunia siaga. Lantas bagaimana cara penyebarannya, pencegahannya sebisa mungkin perlu diketahui. Lebih jelasnya dipaparkan sosok female kita edisi hari ini.

Adalah dr Fidiyah Rusdi Sp.PD, yang kesehariannya bekerja sebagai dokter penyakit dalam di RSUD dr Palemmai Tandi, Jl Samiun, Kota Palopo yang memaparkan lebih jauh mengenai Covid-19.

Kepada Palopo Pos, dr Fidiyah, sapaannya, mengungkapkan, adapun gejala awal jika terkena dari Covid-19 mirip dengan pneumonia, tetapi lebih berat lantaran bisa sampai membuat penderitanya meninggal disebabkan oleh Acute Respiratori Distress Sindrom.
Dikatakannya, virus ini menyerang siapa saja. Baik anak-anak, orang dewasa, ibu hamil, bahkan ibu menyusui.

Virus ini diketahui pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Desember 2019. Tetapi, sudah menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.

Cara masuknya virus ini, dikatakan dr Fidiyah, melalui sistem pernafasan dengan menimbulkan gejala mirip flu. Hanya saja dapat menyebabkan infeksi pernafasan yang berat.

“Gejalanya mirip pneumonia seperti batuk, demam, hidung berair, sakit kepala,” kata dr Fidiyah saat diwawncara di tempat kerjanya di Poli Interna RSUD dr Palemmai Tandi, Jumat 6 Maret 2020, kemarin, setelah dilakukan senam bersama seluruh pegawai RSUD Palemmai Tandi setiap Jumat pagi.

Lanjutnya, batuk yang dimaksud bisa berdahak dan tidak berdahak yang disertai demam tinggi, juga kadang disertai sesak nafas, dan nyeri dada.

“Batuk, demam, dan sesak. Tiga gejala ini yang dominan dipantau untuk membedakan apakah terkena pneumonia atau Covid-19 dengan waktu evaluasi 2 hari sampai 14 hari atau 2 minggu,” ungkapnya.

Evaluasi dilakukan lebih cenderung kepada orang yang habis bepergian dari luar negeri, utamanya dari China.

Orang yang diduga terpapar dan terinfeksi sebisa mungkin segera dirujuk ke rumah sakit IGD untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Sebagai informasi, Covid-19 ini awalnya ditularkan dari hewan ke manusia.
Lalu cara penularan ke sesama manusia, kata dr Fidiyah, biasanya secara tidak sengaja. Diantaranya dari percikan ludah penderita yang diduga positif Covid-19 yang terhirup lewat udara.

“Biasanya terduga penderita ini bersin, atau batuk, dari cairannya ini dibuang begitu saja, lalu, dibawa angin atau udara dan terhirup orang sekitarnya. Makanya, kita dianjurkan untuk memakai masker baik yang terkena atau belum,” sebutnya.

Lantas bagaimana upaya mencegah terkontaminasi? Dikatakan dr Fidiyah, disarankan mencuci tangan biasanya secara tidak sengaja menyentuh sesuatu benda yang sebelumnya terpapar oleh air liur penderita positif terinfeksi Covid-19, yaitu saat penderita bersin atau batuk.

“Misal penderita bersih atau batuk lalu tutup mulut dengan tangan. Tetapi, lupa cuci tangan, dan berjabat tangan dengan orang. Atau saat bersin, ada air liur yang terciprat, kemudian kita menyentuh bagian yang terkena cipratan itu. Ini bisa menular dengan cepat,” jelasnya.

Covid-19 ini dikatakan dr Fidiyah, juga dapat mengenai orang yang dalam kondisi fit. Namun, lebih cepat bereaksi terhadap kondisi tubuh seseorang yang sedang dalam tidak fit.

Selanjutnya, dianjurkan untuk menjaga istirahat cukup. Lalu, tidak sering bepergian ke luar negeri utamanya ke negara yang terkontaminasi, utamanya China. Banyak minum air putih untuk menjaga kadar cairan dalam tubuh. Gunakan masker saat dikeramaian. Rajin mencuci tangan dengan sabun atau setiap selesai beraktivitas menggunakan hand sanitizer. Hindari konsumsi makan hewan liar seperti kelelawar, dan ular.

Masak daging hingga matang. Tutup mulut dan hidung saat batuk, dan bersin, selanjutnya buang tissu ke tempat sampah, jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan. Hindari berjabat tangan dengan orang lain, dan tak lupa jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan lingkungan sekitar.

Perlu diketahui, selain bekerja pagi hari, dr Fidiyah juga melayani pasien dengan membuka praktek sore, dari hari Senin-Jumat mulai pukul 16:00-21.00 Wita juga bertempat di Poli Interna RSUD Palemmai Tandi.(idr)

Data Diri:

Nama : dr Fidiyah Rusdi Sp.PD
TTL : Ujung Pandang, 31 Agustus 1983
Ayah : Rusdi Tahir SE
Ibu : Hj Farida Rusdi S.Kep NS
Pekerjaan : Dokter Poli Interna RSUD Palemmai Tandi
Lulusan : – S2 Ilmu Penyakit Dalam (FK Unhas)
– S1 Kedokteran UMI



Click to comment

Most Popular

To Top
.