FEMALE

Melayani Sepenuh Hati

Brigpol Samrah
BA Sat Lantas Polres Luwu

Penyebaran virus Corona saat ini menjadi konsentrasi semua pihak. Pemerintah masif menyuarakan pencegahannya. Lebih baik mencegah daripada mengobati.

Sosok female edisi hari ini, mengangkat peran Polisi Wanita (Polwan) dalam mengedukasi masyarakat untuk turut mensosialisasikan tindakan pencegahan penyebaran virus Corona dengan sepenuh hati. Adalah Brigpol Samrah, yang bertugas di unit pelayanan SIM Sat Lantas Polres Luwu.

Di rutinitas pekerjaannya yang terkadang harus terjun ke masyarakat, ia juga turut mengedukasi masyarakat akan pencegahan dari Covid-19.
Diantaranya, menjaga kebugaran tubuh melalui rajin berolah raga, perbanyak minum air hangat, mengurangi aktivitas yang tidak begitu penting terkhusus di tempat keramaian (lebih banyak di rumah).

Dan yang paling penting adalah tetap menjaga kebersihan diri pribadi, terkhusus pada tangan (rajin mencuci tangan), serta lingkungan tempat kerja juga tempat tinggal.

“Bagaimana kita menerapkan PHBS-lah serta berinteraksi ada jarak dengan sesama,” ujarnya, Kamis 19 Maret 2020.
Kepada Palopo Pos, istri dari Bripka Suhail, SH ini turut bercerita bagaimana suka duka menjadi polwan. Ia menuturkan kalau menjadi polwan itu sangatlah tidak gampang seperti wanita karier lainnya. “Polwan itu harus mampu membagi waktu antara keluarga dengan dinas. Menjadi ibu rumah tangga yang memiliki seorang anak dan suami serta seorang abdi dengara di tubuh polri. Harus benar-harus selektif dalam membagi waktu,” ungkapnya.

Namun, semuanya di jalani dengan hati senang. Ia juga bercerita tentang pengalaman selama ini menjadi Polwan.
Sebelum bertugas di Polres Luwu, Brigpol Samrah sebelumnya pernah ditempatkan di Polres Palopo.

“Kurang lebih 11 tahun masa karir di kepolisian. Banyak sukanya yang dilalui. Di Luwu, kini lebih dekat dengan keluarga,” ujarnya.
Menjadi polwan adalah cita-citanya sejak kecil. Ingin menjadi abdi negara sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat.

Lanjutnya, menjadi seorang polisi wanita yg nota bene menurut kalangan masyarakat ketika itu sangat susah. Apalagi berbicara tentang latihan fisik yang begitu ketat. Jadi mulai saat itu tergugah. Kebetulan ia suka mencoba sesuatu yang butuh keberanian lebih dan percaya diri yang tinggi.

“Sempat harapan dan cita-cita ini terkubur dalam-dalam, ketika saya harus merasakan pahitnya kehidupan yaitu putus sekolah ketika lulus dari MTs dikala itu dikarenakan orang tua tidak lagi sanggup membiayai melanjutkan pendidikan, lantaran materi yang tidak cukup. Harapan yang begitu besar, yang sejak sekolah sudah mengumpulkan berbagai prestasi yang cukup untuk menjadi bekal nantinya menjadi sirna, menganggur setahun buat saya itu tidaklah mudah, butuh kebesaran hati yang lapang untuk menerima ujian hidup untuk melanjutkan cita-cita,” urainya.

Selama menganggur, sambungnya, ia hanya tinggal di kebun yang berada di gunung. Jauh dari pemukiman warga. Sambil membantu orang tua mencari rejeki sebagai bekal dirinya melanjutkan sekolah kelak.

Setahun menganggur, ia kembali melanjutkan sekolah di MAN Palopo. “Kebetulan ada keluarga yang berbaik hati mengarahkan saya ke sana untuk melanjutkan sekolah demi mengejar cita-cita yang tertunda. Sejak itu saya berusaha kembali mengumpulkan berbagai prestasi di tingkat SMA sebagai bekal mendaftar nantinya. Pelbagai organisasi saya ikuti, baik di kalangan sekolah maupun luar sekolah untuk menambah ilmu dan pengalaman.

Berhubung ketika itu saya tergabung dalam Saka Bhayangkara, yang mana Saka Bhayangkara ini di bawah naungan Polres Palopo, dan tentunya bersentuhan dengan polri, dan latihannya di polres. Disitulah saya mulai melihat sosok polisi wanita yang begitu cantik anggun dan ramah. Semngat kembali menjadi bangkit. Sehigga tamat SMA memberanikan diri mendaftarkan polisi di Polres Palopo. Alhamdulillah rejeki tidak pernah tertukar dan lulus,” ungkapnya.

Di penutup bahasan ini, ia berpesan buat anak muda jangan pernah takut untuk mencoba meraih mimpi. (idr)

Data Diri

Nama : Samrah
TTL : Bonelemo, 14 Agustus 1990
Jabatan : BA. Sat. Lantas Polres Luwu
Ayah : H. Ridwan
Ibu : Hj. Hamriati
Pangkat : Brigpol
Nama Suami : Bripka Suhail, SH
Jenjang Pendidikan alumni
SDN Bonelemo Kec. Bajo Barat, Kab. Luwu
MTS Bonelemo Kec. Barat Kab. Luwu
MAN Palopo
Sekolah Polisi Wanita Ciputat, Jakarta Selatan
Prestasi Sekolah
SD mengikuti lomba cerdas Cermat tingkat Kab. Luwu
MTS mengikuti Lomba Cerdas Cermat tingkat Luwu Raya yang dipusatkan di Kota Palopo
MAN cerdas cermat tingkat kota.
Cerdas Cermat Tingkat Provinsi Sulsel
Paskibra tingkat Kota Palopo selama 3 THN
Lokabhara( Lomba Saka Bhayangkara tingkat provinsi yang dipusatkan di Gedung KNPI Sudiang
Di Polri
Pernah mengikuti pelatihan Pamong Saka Bhayangkara d SPN Batua
Pelatihan Sertifikasi Penguji SIM di kinasih Depok
Pelatihan Servis Excelent dari Lembaga Marly



Click to comment

Most Popular

To Top
.