Kriminal

Curi 10 Tabung Gas, Pelajar Dibekuk

PALOPO — Libur panjang malah disalahgunakan pelajar yang satu ini. Buktinya, 10 tabung berisi kapasitas 3 Kilogram (Kg) disikat di salah satu toko di Jalan Dr Ratulangi Kota Palopo. Selain tabung, pelaku juga mengambil rokok 20 bungkus dalam lemari jualan.

Kejadiannya, Minggu 22 Maret 2020, sekitar pukul 03.00 Wita, dini hari. Alhasil, Polisi hanya butuh satu jam, sekira pukul 04.00 Wita, pelaku berhasil diringkus di Jl Yossudarso. Pelaku berinisial SA alias AR (15) pelajar SMA, yang tinggal di Jl Meranti, Kota Palopo.

Pelaku ditangkap berdasarkan laporan polisi : LPB/56/III/2020/ SPKT. Tanggal 23 Maret 2020. Pelapor sekaligus korban dalam hal ini Jufri (45) warga Jl Yossudarso Kota Palopo. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti 10 buah tabung gas 3 kg warna hijau.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf SE SIk, mengatakan,  korban saat itu sedang tertidur lelap. Kemudian dia (Jufri) bangun dari tidurnya untuk melaksanakan salat subuh. Namun saat korban melihat ke arah pintu tokonya yang awalnya terkunci, sudah dalam keadaan terbuka “Gembok pintu dalam keadaan rusak dan korban bergegas memeriksa barang jualannya, ternyata 10 buah tabung gas 3 kg warna hijau dan 20 bungkus rokok sudah tidak ada,” kata Ardy Yusuf, Senin 23 Maret 2020 kemarin.

Perwira tiga balok itu, kemudian menceritakan kronologis penangkapannya. Sat Intelkam mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada 2 orang pemuda mencurigakan melintas di Jln Sungai Rongkong Kota Palopo menggunakan sepeda motor. Para pelaku membawa 10 buah tabung gas 3 kg.

“Kemudian anggota Polres Palopo dan masyarakat mencari kedua pelaku tersebut, kami sempat kehilangan jejak. Selanjutnya, kami kemudian menerima informasi dari salah satu masyarakat bahwa kedua pelaku tersebut hendak menjual tabung tersebut di Jl Yossudarso, Kota Palopo. Saat kami mendekati salah satu pelaku inisial BB melarikan diri, sedang pelaku AS alias AR berhasil kami tangkap beserta barang buktinya,” beber Ardy Yusuf.

Ardy Yusuf menambahkan, saat ditangkap, sebagian masyarakat yang ada di TKP sempat emosi dan nyaris memukul pelaku. “Untungnya kami tetap sigap, sehingga pelaku berhasil kami amankan dan dibawa ke Mapolres Palopo, guna proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (ded/him)



Click to comment

Most Popular

To Top
.