Kriminal

Saksi Sebu Pengembang Ambil Dp User

*Terkait Wanprestasi yang Dilaporkan Soleman

PALOPO — Sidang Ester Kalalinggi, selaku pemilik lahan Perumahan Buntu Datu Palopo, yang dilaporkan oleh pengembang bernama Hasanuddin Soleman, terkait wangprestasi atau inkar janji pekerjaan perumahan, sedang bergulir di Pengadilan Negeri (PN), Kota Palopo.

Kasusnya kini memasuki agenda pemeriksaan saksi-saksi, Yustina salah satu saksi yang dihadirkan mengatakan kendati fisik perumahan belum rampung 100 persen namun Hasanuddin Soleman telah mengambil sebagian uang DP dari user. “Ada sekitar 10 user yang sudah membayar DP kepada Soleman Pak Hakim, sementara perumahan tidak rampung. Makanya, ada beberapa user yang keberatan,” kata saksi.

Di luar persidangan, Anthonius, SH, selaku penasehat hukum Ester Kalalinggi mengatakan, apa yang dilaporkan Soleman terhadap kliennya tidak beralasan, karena dalam perjanjian kerjasama, jija tiga rumah selesai maka satu unit bagian Ester.

Tapi kenyataannya, tidak satu pun rumah yang selesai, bahkan dari keterangan saksi, Solaeman sudah menerima uang DP dari user dan tidak ada sepeser pun diberikan kepada Ester. “Nah, jadi siapa yang ingkar janji. Toh dalam perjanjian tidak seperti itu. Malah, atas ulah Soleman klien kami dirugikan sekitar Rp300 juta,” kata Anthonius, Senin 23 Maret 2020 kemarin.

Ester juga mengatakan, Soleman hanya mendirikan pondasi perumahan dan memasang batu bata. Itu pun hanya 9 bulan dikerjakan, lalu Soleman kabur membawa uang DP yang diterima dari para user.

“Seingat saya tahun 2013 Soleman sudah tidak mengerjakan perumahan itu. Kami hanya ingin Soleman bertanggungjawab menyelesaikan perumahan sebagaimana dalam perjanjian yang disepakati dihadapan notatis Alex Sambenga,” kata Ester.

Menurut Ester, ada 50 unit perumahan terdiri dari tipe 36 dan 45 yang akan dirampungkan Soleman, namun hanya 49 unit dikerja. Itu pun sebatas pemasangan pondasi dan batu batu. “Saat perumahan dalam kondisi seperti itu, saya bekerjasama dengan pemgembang bernama Daeng Tompo, tapi saya dibodohi juga.

Daeng Tompo mengerjakan atap rumah itu. Tapi belakangan saya malah dilaporkan penggelapan. Tapi syukurlah, majelis hakim telah memutuskan saya bebas dari segala tuntutannya,” kata Ester.

Yang Ester tidak habis pikir, lokasi bersertifikat yang dijadikan perumahan Buntu Datu Permai adalah miliknya, tapi setelah berkerjasama dengan para pengembang, Ester selalu dibodohi hingga dirinya harus bolak balik ke Pengadilan Negeri Palopo. “Saya tidak akan diam, dan akan mempertahankan hak saya,” tegasnya.

Diketahui, yang dimaksud Wanprestasi adalah pelaksanaan kewajiban yang tidak dipenuhi atau ingkar janji atau kelalaian yang dilakukan oleh debitur baik karena tidak melaksanakan apa yang telah diperjanjikan maupun malah melakukan sesuatu yang menurut perjanjian tidak boleh dilakukan. (him)



Click to comment

Most Popular

To Top
.