Toraja

Ketua Yayasan PTT Apresiasi Kinerja Pemda Torut

RANTEAO– Ketua Yayasan Peduli Tondok Toraya (PTT), Roni Rumengan sangat mengapresiasi kinerja Bupati Toraja Utara. Hal itu terlihat jelas dengan kinerjanya, dimana bangunan di bantaran sungai dan beberapa kebijakan yang dinilai tidak populer bahkan bertolak belakang dia tidak menggubrisnya tetap ia laksanakan sesuai aturan.

Tahun 2020 ini adalah tahun politik dimana banyak kepala daerah lainnya hanya mengejar popularitas dan pencitraan semata agar kembali terpilih, dan itu tidak dilakukan oleh Bupati Toraja Utara, betul- betul dia menjalankan tugasnya dan peraturan yang ada.

Terkait hal itu Roni Rumengan sangat mengapresiasi apa yang dikerjakan Bupati Toraja Utara saat ini, beliau betul-betul serius dalam menjalankan tugasnya dan saat ini kita lihat banyak pembangunan yang nyata yang kita lihat.

“Diakhir Pemerintahan beliau ini Toraja Utara hampir sempurna menjadi Kabupaten,sudah empat kepala daerah yang dimulai dari Pak Dalipang (Bupati tidak definitif) ,Pak Totok (Bupati tidak definitif) ,Pak Sorreng (Bupati Definitif) dan Pak Kala (Bupati definitif)

“Saya sebagai ketua yayasan Peduli Tondok Toraya memberi apresiasi kepada Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan sebagai pimpinan Kepala daerah dalam hal menata Pemerintahan di Toraja Utara , hampir 10 tahun kita mekar mulai utuh ini satu kabupaten , ada Kapolresnya ,dan Unsur Muspida lainnya ,kita berterima kasih kepada pemerintahan beliau,” kata Roni Rumengan, Rabu 25 Maret 2020 kemarin.

Lanjutnya, Bupati telah berhasil membeli lahan ex Hotel Marante dengan seluas ini ,karena membeli lahan di Toraja ini sangat sulit, pemikirannya kedepan ini sangat visioner karena lahan di Toraja Utara ini sangat unik ,karena tanah 10 hinggah 1.000 meter bisa 10 orang pemiliknya jadinya sangat sulit dalam membeli lahan.

“Masa depannya Toraja Utara kedepan ini dengan adanya Asset Pemda Ex Hotel Marante ini memberi harapan kepada generasi muda bahwa sudah dipersiapkan, sudah ada Panga’ ada lagi Ini (Ex Hotel Marante),” katanya.

Masih kata Roni jelaskan Mulai ada keberanian dari beliau ini untuk merapikan bantaran sungai, dimana yang sejak dahulu sangat susah sekali, walaupun dilakukan belum sempurna tapi ada aksilah yang nyata ,dan tidak mencari popularitas dan pencitraan, kalau dia cari pencitraan beliau tidak lakukan hal itu karena Jelang Pilkada tapi hal itu tidak dia lakukan.

“Saya sangat Apresiasi kepada beliau dimana dia berani mengambil resiko dan Pimpinan seperti inilah yang dibutuhkan di Toraja Utara, ada dulu Bupati Pak Tarsis hampir begitu, tapi itu jaman tentara ,dan sebagai warga Toraja Utara meski sudah hampir 40 tahun jadi warga Jakarta ,dan sebagai pemimpin redaksi yang sering mengkritisi beliau, tapi kali ini saya memberi apresiasi kepada beliau atas keberhasilan membangun Toraja Utara,” tandas Roni Rumengan. (alb/him)



Click to comment

Most Popular

To Top
.