Utama

Rumah Sakit di Luwu Raya tak Dapat Bantuan APD

* Pemprov Sulsel Terima 2.000 APD dari BNPB

MAKASSAR — Gugus tugas yang dibentuk Gubernur Sulsel dan seluruh Forkopimda di Hotel Four Point by Sheraton, Senin 16 Maret 2020 lalu, terus melakukan gerak cepat untuk mencegah penularan virus Corona atau Covid-19.

Kali ini, gugus pencegahan Covid-19 Sulsel menyerahkan 2.000 Alat Pelindung Diri (APD). Adapun 2.000 APD ini masing-masing dibagikan di sebelas rumah sakit se-Sulsel.

APD ini merupakan bantuan langsung dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Adapun sebelas rumah sakit tersebut, antara lain RST Pelamonia, RSUP Wahidin Sudirohusodo, RSUD Maros, RS UNHAS, RS. DR Tajudin, RS. Labuan Baji, RSU Sinjai, RSU Laki Padada Toraja, RST Parepare dan RS Bhayangkara. 11 rumah sakit ini merupakan rumah sakit rujukan Covid 19 di Sulsel.

Untuk di Luwu Raya, dipastikan tak ada rumah sakit yang mendapat bantuan APD.
Sementara untuk wilayah Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara sendiri ada tiga RS untuk penyaluran APD, yakni RSUD Mamuju, RST Kendari, dan RSU Bahteramas. Sedangkan untuk cadangan, untuk sementara disimpan di gudang Kesdam sebanyak lima koli atau 250 pcs serta di gudang Dinkes tiga koli atau 150 pcs.

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah menyampaikan, sebanyak 2.000 APD langsung didistribusikan ke RS rujukan Covid-19 di Sulsel.
“Alhamdulillah, hari ini telah tiba Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 2.000 buah dan langsung dibagikan ke sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Dia memastikan distribusi APD ini ditangani langsung petugas medis, jajaran Pemprov Sulsel, anggota TNI-Polri yang turut membantu sebagai bentuk kolaborasi untuk mencegah penularan Covid-19 ini.

“Semoga dengan adanya APD ini dapat memudahkan kerja para petugas medis kita, dan kita doakan semoga mereka semua diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas mulia ini,” harapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sulsel dari Partai Hanura, Wahyuddin M Nur turut hadir mengecek kesiapan Pemkot Palopo dalam penanggulangan Covid-19.

Setelah ia berkoordinasi dengan Wali Kota dan Tim Gugus Covid-19 Kota Palopo, Wahyuddin mendapati keluhan yakni masih minimnya Alat Pelindung Diri (APD). Untuk itu, sekembalinya nanti ke Makassar, ia akan segera berkoordinasi dengan rekannya di DPRD Provinsi Sulsel serta ke Pemprov Sulsel untuk segera mengirimkan dan membantu Kota Palopo dalam penyediaan APD. (idr)



Click to comment

Most Popular

To Top
.