Utama

Warga Luwu yang Dikubur di Walmas, Positif Corona

* Hasil Lab Baru Keluar Senin Kemarin

PALOPO — Positif Corona di Sulsel kian hari terus bertambah. Bahkan, ada yang sudah beberapa hari meninggal, belakangan baru terungkap hasil uji lab-nya jika positif.

Adalah warga Desa Lalong, Kec. Walenrang, Kab. Luwu salah satunya yang telah dimakamkan sejak, Jumat 3 April 2020 pekan lalu, ternyata positif Covid-19.
Lima hari setelah dikubur, hasil pemeriksaan sampel swab-nya baru keluar.

Dari penelusuran Palopo Pos di portal informasi Covid-19 Provinsi Sulsel, https://covid19.sulselprov.go.id/data, diketahui satu warga Luwu positif terinfeksi Corona, dan telah dinyatakan meninggal.
Adapun Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 34 orang, berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 2 orang.

Wilayah Luwu yang selama ini zona hijau, akhirnya berubah menjadi zona merah. Jadi salah satu daerah transmisi pandemi Corona. Informasi adanya warga Luwu yang positif Covid-19 tersebut langsung disikapi anggota DPRD Luwu Ridwan Bakokang untuk mencari tahu kebenaran informasi tersebut.

“Begitu mendapat informasi ini, saya langsung menelpon ke Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu untuk mencari tahu kebenarannya. Mereka juga menjawab masih menunggu informasi dari Gugus Tugas Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkap Ridwan Bakokang yang juga anggota DPRD Luwu dari Komisi l Senin malam pukul 19.00 WITA
Sementara itu Anggota Satuan Gugus Tugas Pencegahan Covid-19, Kabupaten Luwu dr Daud Mustakim, M.Kes yang dikonfirmasi wartawan Harian Palopo Pos Senin malam pukul 19.30 WITA membenarkan data tersebut, dimana 1 orang yang terdata positif di Kabupaten Luwu adalah warga Desa Lalong, Kecamatan Walenrang yang meninggal dunia pada Jumat (3/4) lalu dengan status Pasien Dalam Pemantauan (PDP).

Untuk diketahui seorang warga Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, berinisial NR (70) dilaporkan meninggal dunia di Makassar. Jenazahnya tiba di Walmas, Jumat (03/04/2020) pagi. Almarhum diketahui adalah pasien RS Haji Makassar yang merupakan rumah sakit rujukan Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan.

Namun demikian, Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto menyikapi kasus meninggalnya warga Desa Kecamatan Walenrang pada saat itu menyatakan, apabila jenazah positif corona meninggal dari RS, pasti pihak Rumah Sakit asal telah melakukan prosedur standar SOP dalam penanganan jenazah PDP Corona, maka perlakuan jenazah tersebut diperlakukan sesuai pasien Positif Corona seperti sesuai standar WHO.
Ditambahkan, Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak membenarkan adanya satu warga Luwu yang positif Corona. Adalah iya katanya positif dengan penguburannya SOP Covid-19.

Jenazah pasien PDP Covid-19 tersebut dibawa menggunakan mobil ambulans. Dimana sudah berada di dalam peti mati. Ambulans dari Makassar diantar 4 petugas dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap
Sementara itu, enam orang penggali kuburan JU, warga Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Walmas, Kabupaten Luwu, yang meninggal dengan status Pasien Dalam Pemantauan (PDP), Jumat (03/04/2020), dikarantina selama beberapa hari. Mereka dikarantina lantaran tak memakai perlengkapan standar saat pemakaman.

PDP Lutim Negatif

Sementara itu, Dinas Kesehatan Luwu Timur, memastikan dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Burau dan Nuha yang meninggal, Kamis dan Jumat pekan lalu, negatif Covid-19.
Itu disampaikan Plt Dinas Kesehatan Luwu Timur, Rosmini Pandin, Senin (6/4/2020).

“Alhamdulillah, dua-duanya negatif,” kata mantan Direktur RSUD I La Galigo Luwu Timur.
Status negatif Covid-19 kedua PDP ini merujuk pada hasil tes swab yang sudah diterima Dinas Kesehatan Luwu Timur.
Seperti diberitakan Sabtu lalu, dua PDP di Luwu Timur yang meninggal.

Pasien tersebut meninggal saat dalam perawatan di RS Inco PT Vale. Seorang lagi PDP asal Kecamatan Burau, Luwu Timur meninggal di RSUD I La Galigo Luwu Timur.

Data Sulsel

Kasus positif virus Corona (COVID-19) di Sulawesi Selatan hingga siang kemarin tercatat 112 orang. Pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 288 orang, dan ODP 2.380 orang.

Data tersebut diperbaharui Pemprov Sulsel melalui situs resmi Sulsel Tanggap COVID-19 pada Senin (6/4/2020) pukul 11.09 Wita. Dari 83 yang positif Corona, 56 masih dirawat, 19 orang sembuh, dan 7 meninggal dunia.

Kota Makassar masih menjadi wilayah paling banyak terpapar virus Corona di Sulsel. Dari 82 orang, 54 berada di Kota Makassar.
Kasus positif virus Corona lainnya tersebar di Makassar 68 orang, Kabupaten Luwu Timur 1 orang, Kabupaten Gowa 16 orang, Bulukumba 1 orang, Maros 11 orang, Sidrap 10 orang, Pangkep 1 orang, Luwu 1 orang, Takalar 1 orang, dan Pinrang 2 orang. (and/idr)



Click to comment

Most Popular

To Top
.