Luwu Timur

Jangan Mudik dan Tambah Libur

*Sekda: Ini Anjuran Pemerintah untuk ASN

MALILI — Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) libur lebaran Idul Fitri 1441 H dimulai Kamis 21 hingga Senin 25 Mei 2020 mendatang. Hanya saja dalam libur ASN dilarang mudik, jika masih nekat bakal dihadang sanksi tegas.

“Para pegawai mulai libur pada Kamis sampai Senin. Hari Selasa kembali bekerja seperti biasa, dan saya ingatkan ASN untuk tidak mudik dan menambah libur,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu Timur, Drs Bahri Suli MM, Rabu 20 Mei 2020 lalu.

Menurutnya, larangan itu merupakan anjuran pemerintah untuk seluruh masyarakat dan terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak melakukan perjalanan keluar daerah wajib dipatuhi. Jika ASN masih nekat maka akan disanksi, bisa saja pemotongan gaji dan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP),” tegas Bahri.

Lanjut Bahri, peran aktif masing-masing OPD juga diharapkan supaya dapat memberikan tindakan tegas agar tidak ada satu pun bawahannya yang mudik, termasuk kepala OPD jangan coba-coba melakukan perjalanan keluar daerah di tengah pandemi corona saat ini. “Jadi sudah ada imbauan yang dikeluarkan agar ASN tidak mudik lebaran, mengingat saat ini kita menghadai wabah virus corona. Dimana imbauan itu adalah merupakan perintah dari pusat untuk ditindak lanjuti di tingkat daerah,” terang Bahri.

Diketahui, hingga saat angka positif Covid-19 di Luwu Timur sudah hampir menembus angka seratus. “Jadi saya minta agar ASN mengurungkan niatnya untuk tidak mudik. Kalau ada yang terbukti melanggar, tentu akan diberikan teguran berupa sanksi tegas, termasuk kepada para tenaga upah jasa dan lain-lain.

Selain ASN, larangan mudik ini juga diberlakukan kepada para tenaga upah jasa dan lain-lain, yang mengabdi dilingkup pemerintahan kabupaten Luwu Timur. Dan saya juga ingatkan jangan tambah libur,” tandas Bahri. (akm/him)



Click to comment

Most Popular

To Top
.