Utama

RSUD Sawerigading Siap Layani Uji Swab Daerah Lain

* Hari Pertama Uji 2 Sampel, Hasilnya Negatif

PALOPO — RSUD Sawerigading, Kota Palopo menjadi satu-satunya rumah sakit di Luwu Raya dan Toraja yang mampu menganalisa sampel swab (dahak) warga diduga terinfeksi Corona.
Sebanyak 120 cartridge khusus menganalisa Covid-19 diberikan. Bantuan ini diberikan untuk 19 RS di Sulsel, salah satunya di RSUD Sawerigading.

Direktur RSUD Sawerigading, dr Nasaruddin Nawir menjelaskan, jika dulu untuk pemeriksaan swab harus dikirim ke Makassar, butuh waktu sampai 3 hari baru ada hasil uji lab.

Sekarang dengan adanya bantuan dari Kemenkes, jika ada hasil Rapid Test yang reaktif (positif) memudahkan lagi kita menganalisa sampel si pasien.

“Jadi sehari bisa kita periksa 12 sampel swab dengan lama pemeriksaan dua jam sudah dapat diketahui hasilnya,” kata dr Nasaruddin Nawir Sp.OG(K), Rabu siang 20 Mei 2020.

Bantuan Kemenkes ini sifatnya tahap pertama sebanyak 120 catridge. “Sebenarnya alat TCM-nya kita sudah punya. Yang tidak ada kita miliki adalah cartridge khusus untuk Covid-19. Nah, dengan bantuan dari Kemenkes 120 unit, kita sudah bisa menganalisa sampel,” ujar dokter spesialis kandungan ini yang ditemani Direktur Pelayanan, dr Iin Fatimah Hanis Sp.THT.

Dokter Nasar, sapaan akrabnya, menambahkan, saat ini rumah sakit daerah tidak lagi merawat pasien gejala Corona. “Kalau ada hasil Rapid Test reaktif, kita swab dan uji, hasilnya positif, langsung kita rujuk ke Makassar,” sebutnya.

Untuk saat ini, RSUD Sawerigading mengkhususkan menguji sampel dari Kota Palopo, namun, tidak menutup kemungkinan dalam keadaan mendesak bisa saja sampel dari daerah lain, seperti Belopa (Luwu), Masamba (Lutra), Malili (Lutim), dan Toraja dapat mengirimkan sampelnya ke kami.

“Tidak hanya dari Palopo saja, bisa dari luar daerah juga. Kan, tujuan diberikannya bantuan ini (cartridge) untuk mendeteksi warga, sehingga lebih memudahkan tracing kontak,” jelasnya.

Bantuan 120 cartridge ini untuk mengdiagnosa 120 sampel. “Jadi ini barang habis pakai.120 unit ini bantuan tahap pertama, dan dalam waktu dekat kembali ada tahap kedua,” pungkasnya.

Sementara itu, Jubir Covid-19 Palopo, Dr Ishaq Iskandar menambahkan, saat uji perdana, Rabu 20 Mei 2020, sebanyak dua sampel swab dari warga yang reaktif Rapid Test. “Alhamdulillah, hasilnya negatif,” singkatnya. (idr)



Click to comment

Most Popular

To Top
.