Utama

Dua Dokter Patologi Klinik Ditunjuk Uji Sampel Swab

* Dikoordinir Ketua Lab, dr Yanti Tandirogang Sp.PK

PALOPO — RSUD Sawerigading, Kota Palopo sudah bisa mendiagnosa sampel swab Covid-19.
Ada tim khusus yang ditunjuk pihak RSUD Sawerigading untuk menguji sampel tersebut. Yakni, dua dokter spesialis Patologi Klinik.

“Kita tunjuk dua dokter spesialis Patologi Klinik yang mengoperasikan TCM Covid-19 ini. Yakni dr Yanti Tandirogang Sp.PK, dan dr Syamsuddin Sp.PK yang dikoordinanir Kepala Laboratorium Patologi Klinik RSUD Sawerigading, dr Yanti Tandirogang,” kata Direktur RSUD Sawerigading, dr Nasaruddin Nawir Sp.OG(K) yang dihubungi, Jumat sore 22 Mei 2020, kemarin.

Dokter spesialis kandungan ini menjelaskan, dalam setiap pengujian sampel swab, kedua dokter dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, yang setiap saat setelah digunakan disterilkan menggunakan cairan disinfektan.

Untuk mendiagnosa swab warga terindikasi Covid-19 dapat dilakukan melalui beberapa metode. Ada cara PCR (Polymerase Chain Reaction). Yakni, menemukan partikel virus pada tubuh setiap individu dan menempatkan urutan gen Coronavirus tertentu.
Metode PCR dilakukan oleh para petugas kesehatan dengan menyeka bagian hidung atau belakang tenggorokan.

Hal ini sebagai upaya untuk mengambil sampel air liur, atau mengumpulkan sampel cairan dari saluran pernapasan bawah. Pemeriksaan PCR membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan hasil karena hanya dapat dilakukan di laboratorium yang sudah ditunjuk pemerintah.

Selanjutnya, metode TCM (Tes Cepat Molekuler). Tes jenis ini biasa digunakan untuk pasien penyakit tuberkolosis (TB).  Dengan metode TCM, pemeriksaan akan menggunakan antigen.

Lebih lanjut, pemeriksaan pada TCM dilakukan dengan menggunakan dahak dengan amplifikasi asam nukleat berbasis cartridge. Tes ini akan mengidentifikasi RNA pada virus corona pada mesin yang menggunakan cartridge khusus yang bisa mendeteksi virus corona.

Hasil tes TCM ini dapat diketahui dalam waktu kurang dari dua jam, untuk menentukan pasien positif maupun negatif. Metode TCM ini mulai digunakan sesuai usulan dari pemerintah melalui juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto.

Saat ini mesin pemeriksaan tes TCM ini sudah tersedia di 132 rumah sakit di Indonesia, dan beberapa puskesmas. Salah satunya di RSUD Sawerigading, Kota Palopo.
Nantinya tes pemeriksaan ini tidak perlu melakukan pemeriksaan spesimen ke laboratorium seperti PCR.

Sebagaimana diketahui, RSUD Sawerigading mendapat bantuan 120 cartridge khusus menganalisa Covid-19 dari Kemenkes.  Setiap harinya, dengan tenaga dua dokter spesialis yang menangani uji sampel swab ini, maksimal hanya bisa memeriksa 12 sampel. Yang lama pemeriksaan dua jam sudah dapat diketahui hasilnya.

Untuk saat ini, RSUD Sawerigading mengkhususkan menguji sampel dari Kota Palopo, namun, tidak menutup kemungkinan dalam keadaan mendesak bisa saja sampel dari daerah lain, seperti Belopa (Luwu), Masamba (Lutra), Malili (Lutim), dan Toraja dapat mengirimkan sampelnya ke kami. (idr)



Click to comment

Most Popular

To Top
.