Utama

Silaturahmi Virtual Lebih Baik

ilustrasi

PALOPO — Hari Raya Idulfitri 1441H, tahun ini terasa berbeda dengan Idulfitri sebelumnya. Karena adanya pandemi virus Corona, kita berlebaran dalam suasana isolasi diri, di rumah saja.

Mudik pun tidak diperbolehkan. Meski demikian bukan berarti kita tidak dapat bersilaturahmi atau halal bi halal secara langsung.
Zaman sekarang sudah canggih, kita dapat terhubung secara daring, kapanpun dan dimanapun. Lewat gawai menggunakan aplikasi video call yang dapat diunduh pada laptop atau smartphone.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengimbau masyarakat untuk bersilaturahmi secara virtual saat perayaan Idul Fitri tahun ini. Ia mengatakan menahan diri untuk tidak bersilaturahmi adalah langkah yang bijak di tengah kondisi pandemi virus korona atau covid-19.

Ma’ruf pun meminta Majelis Ulama Indonesia dan tokoh agama Islam untuk memberikan imbauan kepada masyarakat.
“Kita kepada umat Islam, MUI dan tokoh Islam semua harus satu arah. Situasi ini masih bahaya yang terjadi, maka ini harus difatwakan dan disampaikan bahwa lebaran tahun ini dalam situasi bahaya dan kita harus membatasi diri.

Silaturahim bisa dilakuan melalui telepon genggam, melalui whatsapp,” ujar Ma’ruf ketika sesi wawancara bersama Medcom.id, Kamis (21/5).

Ma’ruf mengatakan umat Islam masih mempunyai waktu untuk bersilaturahmi secara tatap muka ketika situasi kembali normal dan bisa dilakukan saat liburan Idul Adha. Saat ini, katanya, lebih baik semua pihak menahan diri dan melangsungkan silaturahmi via virtual.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas telah mengimbau umat Islam untuk tidak melakukan tradisi lebaran berupa bersalaman untuk saling memaafkan secara langsung di tengah pandemi Covid-19.

Ia menjelaskan bersalaman merupakan tradisi baik dan hukumnya sunnah. Sementara, menjaga diri agar tidak jatuh dalam bencana dan malapetaka hukumnya wajib.

“Untuk itu sebagai alternatifnya agar kita tetap dapat bisa menyambung tali silaturahmi dan untuk bisa saling menyampaikan maaf, maka sebagai gantinya kita dapat melakukannya melalui telepon, SMS, WA, video call, dan lainnya,” kata Anwar beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan bersalaman merupakan ajaran dalam Islam yang pernah disabdakan Nabi Muhammad SAW dalam hadis yang diriwayatkan Abu Daud. Bahwa, berjabat tangan dapat menghapuskan dosa kedua pihak.

Selain itu, ia juga mengimbau umat Islam untuk tidak melakukan tradisi berkunjung ke sanak saudara saat Lebaran. Sebab kondisi pandemi ini sangat berbahaya jika ada kerumunan dan kontak fisik.

“Kami mengimbau umat dan masyarakat untuk lebih mengedepankan usaha menjaga dan melindungi diri kita masing-masing supaya tidak jatuh ke dalam hal-hal yang akan membahayakan kepada kesehatan dan jiwa kita apalagi,” tuturnya.(idr)



Click to comment

Most Popular

To Top
.