Utama

Muncul Patahan Baru di Poros Palopo-Rantepao

* Lokasinya di Km 23 Battang Barat

PALOPO — Jalan poros yang menghubungkan Kota Palopo dengan Toraja Utara di kilometer 23 Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, kembali amblas, dan longsor.

Hujan yang mengguyur Kota Palopo sejak Rabu malam 17 Juni hingga Kamis pagi 18 Juni mengakibatkan kembali terjadi penurunan badan jalan, akibat tanah disekitarnya mengalami pergerakan.

Jika sebelumnya hanya ada satu patahan di badan jalan, namun hingga saat ini sudah ada dua patahan. Dengan ketinggian beda jalan sudah sangat curam mencapai 3 meter lebih.
Kadis Perhubungan Kota Palopo, Andi Farid Baso Rachim kepada Palopo Pos, Kamis 18 Juni 2020 kemarin mengatakan, terjadi patahan lagi di km.23 Kelurahan Battang Barat.

“Sudah ada dua patahan badan jalan. Anggota saya tidak berani mendekat ke lokasi, khawatir tiba-tiba longsor,” kata Kadishub yang dihubungi via telephone.
Kadis menjelaskan, patahan baru tersebut berada di sebelum patahan yang lama dari arah Palopo.

Sedangkan ketinggian badan jalan di patahan yang pertama sudah mencapai 3 meter. Kendaraan truk atau skala besar sudah tidak mampu lagi melewati patahan tersebut.
“Kalau mobil kecil seperti Agya, Ayla masih bisa naik itupun juga dibantu warga didorong mendaki. Sedangkan truk sudah tidak bisa mi lewat,” kata Kadishub.

Dari beberapa video di lokasi yang didapatkan Palopo Pos, nampak satu mobil truk pengangkut elpiji hendak ke Toraja tidak mampu menanjak di patahan tersebut. Sehingga, truk akhirnya mundur, dan memutar ke arah Sidrap untuk membawa elpiji.
Sedangkan patahan kedua, lanjut Kadishub, memiliki beda ketinggian badan jalan sekira 60 cm.

Akibat patahan kedua ini, dua unit rumah dua tingkat di sisi sebelah kiri jalan ambruk.
Hingga saat ini, Kadishub memerintahkan anggotanya tetap standby di sekitar lokasi untuk berjaga-jaga. Pihaknya menambah rambu jalan untuk waspada longsor susulan.
“Kalau dulu kita batasi kendaraan yang bertonase 5 ton ke bawah bisa lewat. Tetapi sekarang sudah tidak mi. Hanya mobil kecil saja yang bisa,” sebutnya.

Kadishub juga berharap, dari Kementerian PU khususnya Balai Besar Jalan di Makassar agar memperhatikan pengerjaan jalan ini, utamanya bagian jalan yang amblas dengan melakukan penimbunan.

Sementara itu, PPK 2.1 PJN Wilayah II Sulsel, Ishak Rahim kepada Palopo Pos, Kamis 18 Juni 2020 mengatakan, kondisi jalan kembali terjadi penurunan yang cukup dalam mencapai 2,8 meter penurunannya.

”Akibat curah hujan yang sangat tinggi, penurunannya cukup dalam,” sebut Ishak kemarin.
Saat ini, kata Ishak, petugas di lokasi masih melakukan penambahan material timbunan di lokasi tersebut.

”Melihat kondisi jalan yang tidak kondusif, maka kami membatasi kendaraan yang lewat. Jadi yang beratnya 3 ton ke atas dilarang dulu melintas di lokasi ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Palopo, Antonius Dengen mengimbau kepada warga yang berada di sekitar wilayah tersebut untuk waspada dan selalu berhati-hati.

Ia menambahkan, pihaknya terus siaga untuk mengantisipasi bencana yang terjadi. Dia menyebutkan, jika ada terjadi bencana segera menghubungi BPBD Palopo. Selain itu, telah melakukan sosialisasi kepada seluruh camat dan lurah agar jika ada gejala bencana segera diinformasikan kepada BPBD.

Sementara itu, bentuk siaga yang dilakukan dengan terus memantau keadaan terkait cuaca saat ini. Kemudian mensiagakan personel untuk selalu standby 24 jam. ”Bila cuaca di luar batas normal BPBD akan melakukan patroli keliling,” tandasnya.
Sebagaimana diberitakan, longsor pertama kali terjadi, Kamis juga namun di tanggal 9 April2020, lalu.

Ketua LPMK Kelurahan Battang Barat, Zaenal Ahmadi kalaitu menuturkan, akibat kejadian bergeraknya tanah membuat retakan kecil sepanjang 30 meter. Namun, sampai hari Sabtu 11 April 2020, kembali tanah yang retak bertambah luas, sampai-sampai badan jalan beda ketinggian hingga 50 cm.

Warga yang tinggal di atas pun telah mengungsi dan mengevakuasi harta benda ke rumah keluarganya.
Tercatat ada sekira 16 KK yang sudah mengungsi sejak kejadian pertama. (idr)



Click to comment

Most Popular

To Top
.