Kriminal

Polisi Ditembaki Papporo

*Manunggal Vs Pres, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

TEMMALEBBA — Pemuda lorong Manungg dan Pres, Kelurahan Temalebba, Kecamatan Bara Kota Palopo, terlibat bentrok, Jumat malam, 19 Juni 2020.

Saat polisi datang untuk membubarkan pertikaian, salah satu kelompok menembaki petugas dengan senjata rakitan jenis Papporo.
Resmob Polres Palopo, bersama Polsek Wara Utara (Waru) terpaksa membalas tembakan gas air mata ke kelompok pemuda.

Kapolres Palopo, AKBP Alfian Nurnas SH SIk MH, yang memimpin amggotanya tiba di TKP kemudian melakukan penyisiran. Alhasil, tiga orang yang diduga ikut terlibat diamankan.

Mereka adalah, Wahyu (24) warga Jl Titang, Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara, Accung (22) warga Tobulung, Kecamatan Bara dan Irfan (24) warga Salubattang, Kecamatan Telluwanua Kota Palopo.

Dari hasil introgasi di Mapolres Palopo, Wahyu ditetapkan sebagai tersangka, sedang Accung dan Irfan, hanya sebatas saksi.
“Wahyu telah mengakui perbuatannya, yakni melakukan penyerangan, sedang Accung dan Irfan, kita hanya mengambil keterangannya sebagai saksi. Sebab, keduanya berada di TKP saat itu. Setelah dimintai keterangan dan tidak terbukti, Accung fan Irfan, kita kembalikan ke orangtuanya,” beber Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Andi Aris, di Mapolres Palopo, Sabtu, 20 Juni 2020.

Pengganti AKP Ardy Yusuf SE SIk itu, menjelaskan, meski telah mengetahui petugas telah tiba di lokasi kejadian, salah satu kelompok pemuda tetap menembaki anggotanya dengan papporo.

Pihaknya pun terpaksa membubarkan massa dengan melepaskan tembakan air mata ke arah salah satu kelompok pemuda yang bertikai.
“Kita melakukan pelayanan sesuai dengan protap. Seorang telah mengakui perbuatannya dan dua lainnya hanya saksi, sudah kita pulangkan,” pungkasnya.(ded-mg1/rhm)



Click to comment

Most Popular

To Top
.