Kriminal

Cemburu, Mahasiswi Kesehatan Ditikam Mantan

* Pelaku Ditangkap di Perbatasan Torut

WALMAS — Berdalih ingin kembali dengan kekasihnya, tapi malah dianiaya hingga nyaris tewas ditikam.
Peristiwa itu terjadi, di Dusun Bungin, Desa Lempe Pasang, Kecamatan Walenrang Barat (Walbar) Kabupaten Luwu, Senin, 22 Juni 2020, sekira pukul, 18.30 Wita.

Pelaku Marson (20) alamat Desa Lamasi Hulu, Kecamatan Walbar Kabupaten Luwu. Korbannya, Espin (20) beralamat sama dengan pelaku. Itu bermula saat, korban yang berstatus mahasiswi di salah satu perguruan tinggi kesehatan di Makassar pulang ke kampungnya di Desa Lempe Pasang, Kecamatan Walbar, Kabupaten Luwu.

Antara pelaku dan korban, dulunya pacaran. Karena korban memilih melanjutkan kuliahnya di Makassar, pelaku pun memilih menikah dengan wanita lain.
Tak cukup berapa tahun, pelaku dan istrinya cerai. Pelaku merasa cemburu karena korban telah memiliki pacar.

“Pelaku dan istrinya pisah dan ingin kembali menjalin kasih dengan korban. Hanya saja, permintaan pelaku ditolak, hingga akhirnya menikam korban sebanyak empat kali. Tiga kali di bagian perut dan satu kali di bagian paha,” kata Kapolsek Walenrang, AKP Samuji, kepada Palopo Pos di ruang kerjanya, Selasa 23 Juni 2020.

Akibat kejadian tersebut, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Sawerigading Kota Palopo.
Usai menerima laporan dari pihak korban, unit Reskrim Polsek Walenrang, langsung mengejar pelaku.

Enam jam setelah kejadian, pria yang kesehariannya bekerja sebagai petani itu, langsung diringkus.
“Kami tangkap di perbatasan Luwu dan Toraja Utara (Torut),” terang Kapolsek.

Sementara itu, Kona (48), yang juga kerabat dekat korban mengatakan, korban saat itu, berada Melti.
Pelaku tiba-tiba datang kemudian menyerang korban dengan sebilah pisau badik.

“Dia (pelaku) menusuk korban dari arah depan dengan badik, namun korban sempat melawanan.
Karena korban perempuan dan tidak berdaya mengakibatkan korban ditusuk empat kali, ” tutup Kona. (ded/idr)



Click to comment

Most Popular

To Top
.