Utama

Gubernur Sulsel Diminta Prioritaskan Ruas Jalan Batusitanduk Tembus Toraja Utara

Bung Jhody

MAKASSAR — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah diminta memprioritaskan ruas jalan Batusitanduk Luwu-Sa’dan Sangkaropi Toraja Utara.
Hal ini dengan Melihat peristiwa longsor yang terjadi di ruas jalan Palopo-Rantepao. Ruas jalan tersebut sudah menjadi langganan longsor setiap tahun dan setiap saat apalagi kalau sudah musim hujan.
Sudah pasti ruas jalan Palopo-Rantepao sudah tidak bisa lagi diandalkan menjadi ruas jalan utama pada jalur tersebut. Hal ini karena beban dan kontur tanah yang sudah sangat labil dan lahan di sekitar jalur yg dilalui telah terjadi alih fungsi lahan sehingga ketahanan stuktur tanah sangat rentan dengan longsor.
Ruas jalan ini sudah tidak tahan lagi dengan beban kendaraan yang melintas dalam satu kali dua puluh empat jam dimana kendaraan yang melintas seperti truk-truk membawa beban berat dari Kota Palopo dan Luwu Raya karena sampai saat ini ruas tersebut adalah satu-satunya akses dari Palopo ke Rantepoa. ”Sehubungan dengan hal tersebut, saya minta bapak Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melalui dinas PU Sulsel agar memberikan salah satu prioritas penganggaran jalur Batusitanduk Luwu- Sa’dan Sangkaropi Toraja utara,” ujar putra Walmas-Sa’dan, Jhody Pama’tan, SH, MH, yang juga seorang lawyer di Makassar, kepada Palopo Pos, siang tadi.
Kata dia, ruas Jalan ini sangat berpotensi untuk menjadi salah satu ruas jalan yang menghubungkan Luwu Raya dan Toraja Utara. Dimana jarak tempuh juga dari Batusitanduk Luwu ke Rantepao Toraja Utara lebih singkat dan bisa lebih cepat. ”Jaraknya ke Sa’dan Toraja Utara sekitar 30-35 KM dan sampai jarak batusitanduk Luwu ke kota Rantepao kurang lebih 50 km. Dengan jarak tempuh saat sekarang hanya sekitar satu stengah jam,” paparnya.
Kalau ruas jalan tersebut dirabat beton atau diaspal jarak tempuhnya bisa lebih singkat. ”Hanya sekitar satu jam dari Batusitanduk Luwu ke Sa’dan Toraja Utara,” urai dia.
Fungsi ruas jalan ini sangat besar dimana kendaraan barang atau penumpang dari Walenrang Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur jika hendak ke Toraja Utara atau Tanah Toraja tidak perlu lagi masuk lewat Kota Palopo. Hal ini bisa mengurangi beban ruas jalan yang dibuat di Bua Luwu lewat Rantebuah Tedong Bonga Toraja utara. ”Jika jalan ruas provinsi lewat Bua Luwu Bastem ke Toraja Utara lewat Rantebuah Tedong Bonga menjadi prioritas Gubernur Sulsel saya harap ruas jalan Batusitanduk Luwu-Sa’dan Toraja Utara harus juga menjadi prioritas utama Gubernur Sulsel,” imbuhnya.
Lanjutnya, ini terbukti setelah ruas jalan Palopo-Rantepao mengalami longsor saat ini satu-satunya jalan alternatif adalah ruas jalan Batusitanduk Luwu-Sa’dan Toraja Utara.
Kata dia, gubernur Sulsel harus berlaku adil dalam menganggarkan ruas jalan provinsi sejak longsor terjadi hari Jumat lalu 26 Juni 2020 masyarakat yang hendak ke Rantepao Toraja Utara hanya bisa lewat jalan Batusitanduk luwu-Sa’dan Toraja Utara, karena jalan di Bua Luwu ke Rantepao belum bisa dilalui oleh kendaraan roda empat atau mobil, dan mungkin akan memakan waktu lama baru bisa akses jalannya bagus.
”Saya berharap agar Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah agar tidak memprioritaskan satu ruas jalan saja yang ada di Bua Luwu ke Toraja, tapi harus memprioritaskan juga jalan Batusitanduk Luwu-Sa’dan Toraja Utara, karena jalan ini sudah menjadi ruas jalan provinsi yang merupakan tanggungjawab Gubernur Sulsel untuk dianggarkan dan di kerjakan,” paparnya.
Keuntungan dan keunggulan apa bila dua akses jalan tersebut sama-sama dikerjakan akan mengurangi beban jalan karena kendaraan yang dari Luwu Raya yang hendak ke Toraja Utara dan Tanah Toraja bisa terbagi dua dan arus lalu lintas nantinya sangat lancar masyarakat luwu raya dari arah Utara bisa lewat Batusitanduk-Sa’dan tidak perlu lagi lewat Kota Palopo menuju ke Bua Luwu untuk ke kota Rantepao.
Demikian juga masyarakat dari Luwu Raya bagian selatan yang hendak ke kota Rantepao melalui ruas jalan Bua Luwu Bastem-Rantebua Toraja utara.
”Harapan saya semoga Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah agar berlaku adil dan tidak hanya fokus pada satu ruas jalan saja,” kuncinya.(rls/ary)



Click to comment

Most Popular

To Top
.