Metro

Ketua DPRD Palopo Salurkan Bantuan Warga Terdampak Longsor Battang Barat

PALOPO — Pascalongsor di Kelurahan Battang Barat, Jumat sore 26 Juni 2020, lalu, bantuan untuk korban terdampak  longsor mulai berdatangan.
Mulai dari perusahaan swasta, mahasiswa, komunitas pencinta alam hingga dari Ketua DPRD Palopo, Dr Hj Nurhaeni Aziz.
Tak jauh dari lokasi longsor ada banyak posko berdiri. Posko PMI, TNI, Polri, Pecinta Alam, Basarnas dan dapur umum milik Dinas Sosial.
Bantuan yang datang juga beraneka ragam. Kebutuhan bahan pokok yang disalurkan kepada korban longsor dan sejumlah relawan yang menginap.
Ketua DPRD Palopo Nurhaenih yang ditemui dilokasi mengatakan, dirinya turut prihatin atas musibah tersebut.
Banyaknya bantuan yang datang akan meringankan beban masyarakat yang terdampak.
“Tentunya kita harus berterima kasih kepada semua yang memberi bantuan. Saya imbau masyarakat ayo bergandengan tangan untuk membantu,” tuturnya.
Di posko induk ini, Sementara itu Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas
Di tempat yang sama di waktu berbeda, penyerahan juga dilakukan sejumlah lurah di Kota Palopo.
Bantuan ini diterima Plt Kepala Dinas Sosial Palopo, Awaluddin tepatnya di km 21 tempat dapur umum didirikan. Penyerahan ini juga disaksikan para Lurah yang membawa bantuan bahan makanan mereka masing-masing.
Selain itu, terkait kondisi pascalongsor ini pihak aparat pengamanan gabungan juga mendirikan portal dekat titik longsor dengan tujuan agar warga tidak mendekati titik longsor tersebut yang berada di km 23. Portal ini juga dijaga selama 24 jam. Sementara warga sekitar yang ingin melintas menyebrangi jalan yang menjadi titik longsor ini memilih jalur alternatif dengan melakukan pendakian sepanjang 400 meter.
“Dari catatan kami sudah ada 20 pihak yang menyumbang. Semuanya berasal dari dalam Kota Palopo Kemungkinan besok ada lagi yang siap menyumbang,” katanya.
Adapun bantuan bahan makanan itu nantinya akan diberikan langsung kepada warga yang terdamapak longsor. Selain itu, kentersediaan bantuan bahan makanan tersebut juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan kurang lebih 300 personel dari relawan yang siaga di sekiataran wialah longsor ini.
Sekadar informasi, akibat longsor ini sedikitnya sembilan rumah roboh. Jalan poros Palopo-Toraja untuk saat ini belum dapat dilalui.
Ada sebanyak 67 KK yang terisolir akibat bencana alam ini.(idr)



Click to comment

Most Popular

To Top
.