Kriminal

Warga Batu Mancani Desak Usut Tuntas Insiden Pengrusakan Beberapa Rumah Warga di Mancani

Salah satu rumah warga yang rusak di Batu Mancani, Senin, 27 Juli 2020.

*Penyebar Berita Hoax  di Media Sosial Juga Diminta Diusut Tuntas

MANCANI— Insiden pengrusakan rumah warga di Batu Mancani, Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, Senin, 27 Juli 2020 pukul 16.00 Wita mendapat reaksi dari masyarakat setempat.

Apalagi diduga dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab atas kejadian tersebut dengan memanfaatkan media sosial.

Akibat kejadian tersebut, warga Batu Mancani mendesak kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku yang memprovokasi di media sosial.

”Kami berharap agar tetap mencari pelakunya dan pastikan dihukum. Karena, melanggar UU ITE (Informasi Transaksi Elektronik),” kata seorang pemuda yang juga mantan Ketua Umum IPMIL RAYA YPUP, Nuryadin, Selasa, 28 Juli 2020, seraya mengatakan, dirinya meminta aparat berwajib menyeriusi kejadian tersebut.

Adi, begitu panggilan akrab Nuryadin, mengatakan, dirinya bersama gabungan warga Batu Mancani akan datang untuk melaporkan masalah tersebut ke pihak berwajib.

”Karena ini sudah sangat meresahkan masyarakat,” bebernya.

Menurutnya, setidaknya, ada tiga poin utama yang menjadi dasar Polres Palopo harus tegas menindaklanjuti keresahan warga asli Batu Mancani di Kelurahan Mancani. Di antaranya, tindakan perusakan kelompok massa yang menerobos beberapa rumah warga. Dan meminta pihak kepolisian dan warga agar tidak memojokkan pihak warga Batu Mancani seolah-olah pihaknya yang memulai terjadinya tawuran antar kelompok pemuda.

Pihak kepolisian, Lurah, dan beberapa tokoh masyarakat terjun langsung untuk menenangkan situasi di Batu Mancani

Selain itu, terkait penyebaran info tidak benar kepada masyarakat hingga adanya dugaan pencemaran nama baik kampung yang mengatakan pemuda Batu Mancani Galang dana untuk beli korek untuk berperang. Sedangkan, lanjutnya, bukti nyata aksi galang dana.

”Kami itu murni untuk membantu korban bencana alam di Luwu Utara. Bahkan, Pak Lurah Mancani pun terlibat membantu pencarian dana di lapangan dan juga di dampingi Polsek Telluwanua pada saat penyaluran dan posko siaga,” katanya.

”Kami harap adanya tindakan tegas dari Bapak Kapolres Palopo. Ini harus dilakukan agar tidak terjadi preseden buruk di tengah masyarakat,” ungkap Adi.

Ia juga meminta pihak keluarga, kepolisian, dan Lurah Mancani bisa duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini.

”Karena ini hanya miskomunikasi. Saya kira, ini bisa diselesaikan dengan duduk bersama antara keluarga, kepolisian, dan Lurah Mancani. Tapi, kami juga meminta pihak kepolisian ikut menindak penyebar berita hoax di media sosial,” harapnya.

Adi mengatakan, masalah ini harus dituntaskan. Makanya, dia meminta kepada pihak kepolisian bersikap tegas untuk mengusut tuntas dan menangkap pelaku perusakan fasilitas rumah warga.

”Masyarakat jangan terpancing. Dan, harus pintar menggunakan medsos,” ajaknya. (rls)



Click to comment

Most Popular

To Top
.