Utama

Haji Tahun Ini Diikuti hanya 10.000 Jemaah

* Tahun Lalu 2,5 Juta Jemaah dari 160 Negara

PALOPO — Setidaknya 10.000 orang yang bermukim di kerajaan tersebut akan mengikuti ibadah haji, jauh dari 2,5 juta jemaah yang datang tahun lalu.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, Arab Saudi melarang jemaah haji internasional di tengah pandemi Covid-19.

Jemaah yang mengikuti haji tahun ini sudah melakukan tawaf di Masjidil Haram, Rabu (29/07) kemarin dengan protokol kesehatan menjaga jarak, dan memakai masker, dan mulai bergerak menuju Mina sebagaimana dilansir dari Haramain Sharifain, akun resmi yang melaporkan ibadah di Mekah dan Medinah.

Di Mina, jemaah haji akan melakukan Salat Zujur, Ashar, Maghrib, dan Isya sebelum menuju Arafah hari ini, Kamis (30/7). Jemaah lantas kembali ke Mina pada, Jumat (31/7) dan bermalam di Muzdalifah.

Pada hari Arafah, salah satu yang paling suci tahun ini, jemaah akan menuju ke dataran Arafah, di mana mereka menghabiskan hari itu dalam permohonan dan pendamaian untuk dosa-dosa masa lalu.

Mereka juga akan mendengarkan khutbah di masjid al-Namrah, melakukan Salat Zhuhur dan Ashar, serta tetap di sana sampai matahari terbenam. Jemaah lantas menuju ke Muzdalifah di mana mereka akan bermalam.

Selama pelaksanaa ibadah haji, Pemerintah Arab Saudi mengerahkan petugas dan mengetatkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dr Abdul Fattah Mashat menekankan koordinasi penuh antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri dalam mengimplementasikan protokol kesehatan dan keamanan.(int/idr)



Click to comment

Most Popular

To Top
.