Utama

Wali Kota Kurban Dua Ekor Sapi

* Salat Id di Masjid Agung Bersama Wawali dan Forkopimda

PALOPO — Pada Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah yang jatuh pada Jumat 31 Juli 2020, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, MH berkurban dua ekor sapi. Dua ekor sapi yang bobotnya mencapai ratusan kilogram tersebut akan disembelih di Masjid Agung Palopo dan Masjid Jami Tua Palopo.

Hal ini diungkapkan Kabag Humas Pemkot Palopo, Wahyudin kepada Palopo Pos, Rabu 29 Juli 2020. Wahyuddin mengatakan, dua ekor sapi itu akan diantarkan di masing-masing masjid pada Kamis 30 Juli 2020 hari ini.
“Panitia kurban di Masjid Agung dan Masjid Jami sudah dihubungi untuk menerima hewan kurban tersebut besok (hari ini, Red),” jelas Wahyudin kemarin.

Ia menambahkan, untuk pelaksanaan Salat Iduladha, Wali Kota akan melaksanakannya di Masjid Agung bersama Wakil Wali Kota Palopo, Dr Ir Rahmat Masri Bandaso, Forkopimda, serta para pejabat Pemkot lainnya.
Sedangkan Sekkot Palopo, Firmanza DP mengaku akan melaksanakan Salat Id di rumah bersama keluarga.

Mengenai pelaksanaan salat Iduladha di tengah pandemi Covid-19, maka sesuai kesepakatan, warga diminta salat di masjid wilayahnya masing-masing.

Menurut Wahyuddin, imbauan agar warga melaksanakan Salat Iduladha di wilayah masing-masing sudah disosialisasikan melalui semua lurah.
Selain itu, menjelang perayaan Hari Raya Iduladha, Pemerintah Kota Palopo dan Polres Palopo melalui surat instruksi bersama juga mengatur larangan sementara operasional tempat hiburan malam (THM) dan sejenisnya mulai 30 Juli hingga 1 Agustus 2020.

445 Ekor di Palopo

Turunnya kemampuan ekonomi dan daya beli masyarakat akibat pandemi covid-19 mempengaruhi permintaan hewan kurban di tahun ini. Di Kota Palopo, penurunan permintaan hewan kurban mencapai 20 persen dibandingkan tahun 2019 lalu.

Kadis Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kota Palopo, Andi Bakhtiar melalui dokter hewan Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kota Palopo, drh Burhanuddin menyebutkan kebutuhan hewan kurban tahun ini menurun sekitar 20 persen dari tahun sebelumnya.

”Data ketersediaan hewan kurban sebanyak 445 ekor. Jumlah ini menurun berkisar 100 ekor hingga 150 ekor dari tahun sebelumnya. Untuk tahun ini, harga sapi untuk kurban yang paling tinggi berkisar Rp25 Juta,” sebut dr Bur sapaan akrabnya kepada Palopo Pos, Senin 27 Juli 2020.

Ia menjelaskan, kebanyakan sapi dan kambing yang dijual di Kota Palopo itu didatangkan dari Sulawesi Tengah, Flores, NTT, Ambon, Pulau Buru, Sinjai, Barru, Sengkang, dan juga Bone.

Untuk diketahui, ciri hewan yang layak kurban yakni umur Sapi 2,5 tahun, kambing 1 tahun, harus sehat, tidak cacat, nafsu makan bagus, banyak gerak, sorot mata bersih dan cerah, rambutnya tidak kusut, dan tidak ada luka fisik.(rhm/idr)



Click to comment

Most Popular

To Top
.