Catat! Bapenda Sulsel Hapus Denda Pajak Kendaraan dan Progresif untuk Angkutan Barang dan Penumpang

  • Bagikan

PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID MAKASSAR -- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan (Sulsel) menghapus denda pajak untuk dua jenis kendaraan roda empat (R4).
Dua jenis kendaraan tersebut yakni, angkutan barang dan angkutan penumpang yang terdaftar atas nama pribadi.
Pembebasan tarif progresif dan denda pajak dua kendaraan tersebut dilakukan karena selama masa pandemi jumlahnya dianggap paling banyak menunggak.
Sehingga Bapenda Sulsel memberikan keringanan agar masyarakat yang mendapatkan penghasilan dari kendaraan tersebut dapat membayar pajak.
Untuk pembebasan tarif progresif mulai berlaku sejak 2 Maret 2022.
Sementara bebas denda pajak untuk kendaraan angkutan penumpang mulai berlaku sejak 14 Juni 2022.
Pembebasan tersebut berlaku hingga 31 Desember 2022.
Demikian disampaikan Analis Pajak Bapenda Sulsel, Muhammad Irvandi Thamrin saat ditemui di ruangannya, Senin (8/8/2022).
Muhammad Irvandi Thamrin mengatakan analisa yang dilakukan sejak pandemi covid-19, jumlah tunggakan pajak dua jenis kendaraan tersebut meningkat.
Menurutnya, pemilik kendaraan tidak sanggup membayar pajak. Sebab kondisi ekonomi terpuruk di masa pandemi.
Sementara, penghasilan yang didapatkan untuk membayar pajak hanya berasal dari pekerjaan tersebut.
"Berdasarkan analisa data kami di sini, yang banyak menunggak itu seperti pete-pete dan angkutan barang. Nah itu yang kita sasar dan kita pancing agar membayar pajaknya saja," katanya.
Lebih lanjut ia menyebutkan syarat untuk bebas tarif progresif dan denda pajak adalah kendaraan berpelat kuning dan atas nama pribadi.
"Di luar dari itu, tetap bayar denda sesuai tunggakannya," ujarnya.
Muhammad Irvandi Thamrin berharap dengan adanya pembebasan tarif progresif dan denda pajak ini dapat meringankan beban masyarakat yang mendapatkan penghasilan melalui pekerjaan tersebut.
"Semoga dengan begini mereka bisa membayar pajak kendaraannya," katanya. (int)

  • Bagikan