IDI Palopo Sambut Baik Rencana Medical Tourism

  • Bagikan
Ketua IDI Palopo, dr Syukur Kuddus, Sp.B bersama Wali Kota Palopo, HM Judas Amir dan Ketua Ikatan Dokter Indoensia (IDI) Sulselbar, dr Muhammad Ikhsan Mustari, MHM disela sela pelantikan pengurus IDI Palopo yang digelar di Ruang Ratona, Ahad 7 Agustus 2022. --ldy/palopopos--

Yang Dicanangkan Wali Kota

PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID, PALOPO -- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Palopo merespon gagasan Wali Kota Palopo, HM Judas Amir untuk menjadikan Kota Palopo sebagai Kota tujuan wisata kesehatan. Itu sejalan dengan program Medical Tourism.

Hal itu disampaikan Ketua IDI Palopo, dr Syukur Kuddus, Sp.B disela sela pelantikan pengurus IDI Palopo yang digelar, Ahad 7 Agustus 2022, di ruang Ratona Kantor Wali Kota Palopo, bahwa pihaknya akan mendukung program itu. "Saya masih ingat ketika Muscab, sesuatu yang disampaikan Wali Kota Palopo, ke kita tentang Palopo nantinya akan menjadi salah satu kota wisata kesehatan, insya allah dari kita IDI akan mendukung itu, salah satu tujuan wisata kesehatan," tutur dokter ahli bedah tersebut.

Kenapa? Menurut dr Syukur, dari jumlah dokter yang ada di Palopo ini kurang lebih 150 orang, dokter spesialis jumlahnya sepertiga dari itu, ya, sangat menunjang ide tersebut untuk dijalankan. "Apalagi fasilitas dan SDM itu alhamdulillah hampir lengkap, dan memang saat ini Palopo sudah menjadi tujuan kunjungan kesehatan dari daerah sekitar kita, misalnya Lutra, Lutim, Toraja bahkan sampai ke poso itu bisa berkunjung kesini untuk berobat, terlebih Pemerintah selalu melengkapi fasilitas dan ruang ruang yang belum terdapat spesialisasi disana," katanya.

Demikian haknya Ketua Ikatan Dokter Indoensia (IDI) Sulselbar, dr Muhammad Ikhsan Mustari, MHM, terkait Medical Tourism ini, bahwa ide tersebut pernah ia lontarkan ke IDI Toraja Utara, dan Kota Palopo ternyata yang paling siap menjalankan. Pemerintah Palopo dinilai membuka mata untuk peningkatan perekonomian disini melalui dunia kesehatan, salah satunya dengan merealisasikan Mecial Tourism ini.

"Pariwisata kesehatan itu pernah kami sampaikan dua tahun lalu di Toraja utara, bagaimana rumah sakit mmenjadi hospital tourism, ini menarik diskusinya," sebut Ketua IDI Sulsel yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sulsel tersebut. Ia mencontohkan, misalnya di Bali, apa yang dikembangkan dengan Hospital Tourism ini? jadi konsepnya menurut dr Ichsan, bukan hanya orang sakit yang datang, jadi bisa orang orang lanjut usia, orang yang ingin menurunkan berat badan, atau misalnya estetik alias kecantikan dan sebagainya.

Lalu apa strateginya, One Day care, disini kata dr ichsan, rumah sakit akan menjual paket wisata seperti yang dilakukan di Bali, misalnya sehari di palopo untuk perawatan kecantikan, dan sebagainya. Terlebih disini ada beberapa potensi wisata dan itu juga bisa dipergunakan untuk melengkapi fasilitas tersebut. Di bali, kata dr Ichsan kunjungan Medical Hospital lebih banyak dibanding negara lain seperti di australia, karna biaya yang terjangkau. "Jadi Medical Tourism ini konsepnya bukan orang sakit saja, tapi untuk estetik juga, nah inilah pendekatan pendekatan yang bisa ditawarkan tentunya pemerintah memang harus mendorong sektor itu untuk pertumbuhan perekonomian disini," katanya.

Tidak sampai disitu saja, menurut dr Ichsan sudah perlu ada Fakultas Kedokteran di Kota Palopo ini, dimana memang saat ini Palopo menjadi salah satu rujukan untuk pelayanan kesehatan dari berbagai daerah.

Sementara itu, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, menyampaikan sudah banyak yang telah dicapai dimana terdapat keterlibatan dokter di dalamnya, "Ini saya menyampaikan terima kasih kepada jajaran dokter di Kota Palopo, alhamdulilah telah bekerjasama dengan baik sehingga banyak hal yang kita sudah capai, kita di palopo sudah sukses, uatamanya dalam pelaksanaan BPJS di kota ini yang sudah berjalan baik," katanya.

Diketahui Ketua Ikatan Dokter Indoensia (IDI) Kota Palopo yang saat ini dijabat dr Syukur Kuddus, SPoB, menggantikan dr Hamzakir dilantik oleh Ketua IDI Sulselbar, dr Muhammad Ichsan Mustari di ruang Ratona, Kantor Wali Kota, Ahad 7 Agustus 2022.

Ketua IDI Palopo, dr Syukur Kuddus, Sp.B melakukan serah terima jabatan dan penandatangan berita acara pelantikan tersebut disaksikan Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, Wakil Ketua IDI Sulsel, dr. Abdul Azis, SpU, Ketua DPRD Palopo, Dr Hj Nurhaeni Aziz, SKep, Mkes, Kapolres Palopo, Dandim 1403 Palopo, Letkol Inf Afriadi Nidjo, Kepala Kejaksaan Negeri Palopo, Agus Riyanto, S.H, Rektor Unanda, Annas Boceng, para senior IDI, dan sejumlah tamu dan undangan lainnya. (ald/idr)

  • Bagikan