Mantan Direktur RSUD Bantah Isu Tekor Rp30 M

  • Bagikan
Mantan Direktur Umum dan Keuangan RSUD Sawerigading Palopo, St Aifah

Komisi I DPRD akan Hearing Pihak Terkait

PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID, TOBULUNG-- Mantan Direktur Umum dan Keuangan RSUD Sawerigading Palopo, St Aifah angkat bicara soal isu RSUD meninggalkan hutang Rp25 miliar yang menyebabkan tekor Rp30 miliar.

"Isu yang menyebut saya meninggalkan utang dan menyebabkan tekor rumah sakit sampai puluhan miliar, itu sangat tidak benar. Kita tidak membela diri. Tapi memang tidak ada utang dan tidak ada itu dibilang tekor," kata Aifah saat dikonfirmasi Palopo Pos, Selasa, 13 September 2022 kemarin.

Aifah yang saat ini menjabat Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Pemkot Palopo, menegaskan, ia selaku mantan Direktur Umum, dan mewakili mantan Direktur Utama RSUD Sawerigading, telah berakhir masa jabatannya sesuai mekanisme atau aturan yang berlaku.

''Jadi kalau ada lagi isu yang menyebut kami meninggalkan jabatan masing-masing dan meninggalkan utang, itu sama sekali tidak benar. Perlu kita luruskan bahwa yang terjadi dua terakhir di RSUD Sawerigading, ialah defisit akibat Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan selama dua tahun terakhir. Jadi mulai tahun 2020 samai 2021 rumah sakit alami defisit sampai 100 persen karena banyak ruang perawatan yang kosong akibat Pandemi. Tapi sementara tahun ini masih tahap pemulihan pasca Pandemi," terangnya.

KOMISI I

Ketua Komisi I DPRD Palopo, Aris Munandar kepada Palopo Pos mengatakan, pihaknya akan memanggil pihak RSUD Sawerigading untuk hearing terkait isu hutang RSUD Sawerigading sebesar Rp25 miliar yang menyebabkan tekor Rp30 miliar.

"Kita mau panggil untuk melakukan klarifikasi. Jika pun itu terjadi benar adanya maka kita akan meminta kejelasan terkait penyebab permasalahan sehingga mengalami kerugian," katanya di ruang kerjanya, Selasa, 13 September 2022.

Ditambahkan, anggota komisi lainnya, Muhammad Mahdi mengaku terkejut mendengar adanya informasi tersebut. "Justru saya terkejut setelah mendengar informasinya. Namun kita akan pastikan dengan mengundang pihak RSUD," katanya. (ria-rul/ikh)

  • Bagikan