Persib vs PSM Selasa, 14 Februari: Duel Tim Papan Atas, Pelatih Dua Tim Saling Puji

  • Bagikan

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares dan Pelatih Persib Bandung Luis Milla. -net--

PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-- Bentrok PSM Makassar dengan Persib Bandung kembali akan terulang.

Duel tersebut akan berlangsung pada Selasa, 14 Februari 2023 mendatang yang rencananya akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Dua tim papan atas akan berduel di kandang Persib. PSM saat ini bertengger di posisi puncak dengan poin 47 sementara Persib Bandung 46 poin. Siapa menang, maka merekalah bertahta di puncak klasemen.

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares memuji penampilan Persib Bandung yang 14 kali melakoni pertandingan terakhir tidak pernah terkalahkan.

Meski begitu, pelatih PSM tak gentar. Berhasil menang mudah saat berhadapan Barito Putera pada pekan lalu, bagi Bernardo menjadi modal untuk menghadapi Persib Bandung di laga berikutnya.

Bagaimana dengan Persib Bandung? Persib yang mencatatkan rekor tak terkalahkan sepanjang 14 pertandingan beruntun dengan rincian 12 kemenangan dan dua lainnya imbang, menjadi rekor tak terkalahkan terpanjang semenjak berlangsungnya Liga 1 2022/2023.

Terakhir kali Persib menelan kekalahan adalah saat bertandang ke markas PSM di Stadion BJ Habibie, Parepare, Senin (29/8/2022) lalu. Kala itu, Persib takluk 1-5 dari PSM Makassar.


Yah, pertarungan antara dua tim yang sedang dalam perburuan gelar juara ini, keduanya saling menggeser di posisi puncak klasemen yang berselisih satu poin.

Pelatih Persib Bandung,
Luis Milla  mengungkapkan duel Persib vs PSM layaknya final.

Pertarungan yang harus dimenangkan demi melebarkan jarak poin di klassemen. 

Baginya, PSM adalah tim yang sama-sama sulit dikalahkan seperti Bali United.  Tim asuhan Bernardo Tavares ini punya sistem permainan yang berbeda, kuat, dan mengandalkan fisik.

"Sekarang kami akan menghadapi laga seolah partai final melawan PSM Makassar dan mereka adalah tim besar, tim yang sangat bagus, kuat, dan mengandalkan fisik," kata Milla.

Menurutnya, baginya, ini merupakan laga final. Sama seperti laga melawan Bali.

''Ini merupakan laga antara dua tim yang berada di level atas, tetapi dengan gaya bermain dan sistem yang berbeda," katanya.

Milla tentu menaruh respek kepada tim berjuluk Juku Eja, tetapi Maung Bandung punya ambisi besar melakukan revans atas kekalahan 1-5 di putaran pertama. 

"Sekarang kami dinanti PSM yang merupakan tim tangguh, kami menaruh respek kepada mereka, tetapi kami juga ingin memenangi pertandingan," kuncinya. (*/pp)

  • Bagikan