1.291

Pulang Tarawih, Malah Dapati Istri “Wik..Wik” dengan Tetangga, Suami di Baebunta Selatan Bacok Keduanya

  • Bagikan

PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID MASAMBA -- Siapa yang tidak naik pitam jika melihat istri tersayang sedang "wik..wik" dengan orang lain.

Inilah yang terjadi di Luwu Utara. Seorang suami DW (32) nekat memarangi istrinya SR (25) bersama selingkuhannya KN (30) yang masih tetanggaan, menggunakan parang di kediamannya di Dusun Melati, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan, Luwu Utara, Sabtu malam (25/03/23) sekira pukul 20.30 wita.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Baebunta IPTU Burhanuddin Karim, dilansir dari media BataraPos.com, Ahad (26/03/23)

Iptu Burhanuddin Karim menjelaskan bahwa pelaku bersama anaknya pergi ke musala untuk melaksanakan Salat Tarawih, sekitar pukul. 20.30 wita pelaku DW kembali ke rumah dengan meninggalkan anaknya di Musala karena hendak BAB sedangkan WC di rumahnya rusak.

”Saat mendekati rumahnya, pelaku DW mendengar ada suara desahan, lalu mengintip melalui celah dinding rumahnya yang terbuat dari papan, Pelaku melihat istrinya SR bersama KN berhubungan badan,” ungkapnya.

Sang suami yang gelap mata melihat istrinya berhubungan badan dengan tetangganya lalu membacok tetangganya itu, begitupun dengan istrinya, meski sudah meminta maaf namun DW terus tersulut emosi.

”Sehingga pelaku yang emosi kemudian memarangi selingkuhannya (KN) yang tak lain adalah tetangganya sendiri, kemudian pelaku kembali ke rumah dan mendapati istrinya meminta maaf namun karena masih emosi, sehingga pelaku menyabetkan parang sebanyak 1 kali yang mengenai leher belakang istrinya (SR),” jelas Kapolsek

Lanjut Kapolsek bahwa setelah melakukan pencarian dan penggalangan terhadap keluarga, sekitar pukul 23.00 wita, pelaku DW menyerahkan diri bersama BB berupa sebilah parang.

“Pelaku dan BB berupa parang kini diamankan oleh Personel Polsek Baebunta,” kuncinya.

Sementara kedua korban tengah dirujuk ke RSUD Andi Djemma Masamba untuk mendapat perawatan intesif akibat luka bacok dideritanya.(int)

  • Bagikan