59

Satu Pelaku Kasus Pembusuran Pelajar SMKN di Palopo Ditangkap

  • Bagikan

PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID, SABBAMPARU-- Satu orang pelaku kasus pembusuran dan pengeroyokan dua pelajar SMKN di Palopo, ditangkap aparat Polres Palopo.

Pelaku tersebut berinisial MT. Ditangkap diamankan di Jl. Sungai Rongkong, Jumat, 2 Juni 2023 malam.

"Untuk pelaku sementara satu yang kami tahan yang berperan memukul korban," kata Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Alvin Aji Kurniawan yang dikonfirmasi Palopo Pos, Sabtu, 3 Juni 2023.

Lanjut Kasat, kasus ini bukan hanya pembusuran, tapi gabungan penganiayaan secara bersama-sama atau penyeroyokan.

Dilansir sebelumnya, aksi pembusuran terjadi di Jl. Sungai Rongkong, Kelurahan Sabbamparu, Kacamatan Wara Utara Palopo, Jumat, 2 Mei 2023 malam.

Korbannya dua pelajar SMKN Palopo yang masih di bawah yakni FT (17) dan AS (17). Keduanya merupakan warga Kelurahan Sumarambu, Kecamatan Telluwanua.

Kedua korban dilarikan ke RSUD Sawerigading untuk ditangani tim medis.

FT mengalami luka terkena busur pada punggung sebelah kiri dan luka terbuka pada kelopak bawah mata sebelah kanan. Sementara AS mengalami luka memar pada lengan kiri.

Sementara pelaku yang diperkirakan tiga orang, melarikan diri.

Untuk kronologis kejadian pengeroyokan disertai pembuauruan, kedua korban dan temannya pulang main futsal di Lapangan Sinar Setuju. Mereka beriringan mengendarai enam unit sepeda motor saling boncengan.

Sempat singgah di rumah temannya untuk minum minuman dingin, lalu pergi lewat Jl. Sungai Rongkong.

Namun di Jl. Sungai Rongkong itu, korban dan rekannya ditahan oleh tiga orang, kemudian bertanya; "dari mana?"

Belum selesai menjawab pertanyaan, korban kemudian melihat rekan para pelaku saling berdatangan sambil memegang batu dan benda lainnya. Melihat kejadian itu, beberapa rekan korban lari menyelamatkan diri.

Sementara FT dan AS tertahan dan dihajar oleh pelaku.

Untuk diketahui, pada 14 Mei 2023 lalu, juga terjadi kasus pembusuran di Jl. Sungai Paremang, Kel. Sabbamparu, Kec. Wara Utara, Palopo. Korbannya dua orang, salah satunya mahasiswa di Palopo. (ria)

  • Bagikan