Waris Halid Reses di Palopo, Konstituen Nikmati Menu di Golden Resto and Dessert

  • Bagikan

PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID, AMASSANGAN-- Anggota Dewan Perwakilam Daerah (DPD), Waris Halid reses di Kota Palopo, Ahad, 3 November 2024.

Pada kesempatan itu, Waris Halid yang merupakan Pimpinan Komite II DPR-RI, mengundang konstituennya menikmati menu di Golden Resto dan Dessert, Palopo.

''Awalnya Pemkot Palopo menawarkan kepada saya untuk reses di Kantor Walikota. Tapi saya berpikir, kalau reses di Kantor Walikota, konstituen saya yang mungkin segan datang. Jadi pilih reses di sini (Golden Resto). Tujuannya apa, agar konstituen saya bisa menikmati menu resto dengan menggunakan uang negara,'' kata Waris dalam sambutannya.

Waris juga menyampaikan, pada reses pertamanya sebagai anggota DPD-RI, ia memilih reses di Palopo sebagai bentuk terima kasih kepada masyarakat Palopo yang mendukungnya saat pemilihan 14 Februari 2024 lalu.

''Suara di Palopo 3.434. Di Luwu Raya suara saya 33 ribu. Di sini ada Abidin (Pemegang Mandat Pancai Pao), staf khususnya saya di Luwu Raya. Beliau banyak membantu saya saat pemilihan lalu. Juga ada sahabat saya, Pak Sekwan (Sekretaris DPRD Palopo Taufiq),'' ucapnya.

Lanjut Waris, walau baru pertama jadi anggota DPD, namun ia mendapat kepercayaan menjabat pimpinan Komite II yang membidangi pertanian, perikanan, perkebunan, dan lainnya.

''Insha Allah, usulan Pj Wali Kota untuk bantu anggaran pusat ke Palopo, akan saya komunikasikan dengan kementerian terkait bidang kerjanya di Komite II,'' kata Waris.

Sementara, Pj Wali Kota Palopo, Firmanza DP saat menyampaikan sambutan, menyampaikan sejumlah usalan Pemkot Palopo kepada Waris Halid.

Seperti, jadwal penerbangan Palopo-Makassar di Bandara Bua, sudah ada setiap hari. Firmanza mengusulkan, agar DPD mengomunikasikan ke instansi terkait agar jadwal penerbangan pada hari Sabtu dan Ahad, ditambah. Mengingat, mobilitas penumpang dari Palopo ke Makassar dan sebaliknya, meningkat pada akhir pekan.

Pj Wali Kota juga mengusulkan kepada anggota DPD melalui jaringannya di pusat, agar dapat membawa program ke Palopo. Mengingat Kota Palopo saat ini, tengah mengalami keterbatasan fiskal. (ikh)

  • Bagikan