- Sajikan Berbagai Menu, Salah Satunya Ayam Goreng
PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Jumat (06/12/2024). Pertemuan keduanya dengan agenda makan malam bersama digelar dalam suasana santai dan penuh keakraban.
Dilansir laman Setkab, dalam keterangannya Presiden Prabowo menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bentuk undangan balasan kepada Presiden ke-7 RI Jokowi. Sebelumnya, Presiden Prabowo telah mengunjungi kediaman Presiden ke-7 RI di Solo, Jawa Tengah, pada bulan November lalu.
“Jadi saya dengar Pak Jokowi ada di Jakarta saya undang makan begitu. Jadi saya pernah ke rumah beliau di Solo, saya undang sekarang ke Kertanegara,” ujarnya.
Kepala Negara menegaskan bahwa tidak ada agenda khusus dalam pertemuan malam ini selain makan malam. Presiden Prabowo juga menambahkan bahwa agenda makan malam ini diisi dengan sajian berbagai macam menu seperti ayam goreng.
“Tadi kita makan, makan malam. Ayam goreng dan macam-macam lah,” tambahnya.
Senada, Presiden ke-7 RI Jokowi juga menyampaikan bahwa pertemuan ini adalah bentuk silaturahmi dengan Presiden Prabowo. Dalam momen pertemuan ini hubungan baik antara kedua tokoh bangsa terjalin dengan kuat.
“Beliau Bapak Presiden waktu ke Merauke kemudian mampir ke Solo. Ini saya pas ke Jakarta kayak kunjungan balasan gitu lo karena kangen,” ungkapnya.
Suasana hangat yang tercipta dalam agenda makan malam bersama tersebut menunjukkan komitmen Presiden Prabowo dan Presiden ke-7 RI Jokowi untuk menjaga silaturahmi dan persatuan bangsa.
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membocorkan isi pembicaraan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden ke-8 Prabowo Subianto saat makan malam di Kertanegara.
Dasco menyampaikan, kedua tokoh itu hanya bernostalgia terkait kondisi Istana Negara. Prabowo, kata Dasco, bercerita bahwa ada sejumlah perubahan di Istana setelah ia dilantik sebagai Presiden ke-8.
"Lebih banyak soal cerita-cerita nostalgia di Istana sih sebenarnya. Jadi Pak Prabowo cerita ada beberapa tempat yang diubah, kemudian barangnya ada yang dipindah, gitu-gitu saja," ujar Dasco di Kertanegara, Jakarta, Jumat.
Selain itu, Dasco turut mengungkapkan isi pembicaraannya dengan Prabowo selaku Ketua Umum Partai Gerindra. Dia mengaku membahas mengenai rencana konsolidasi partai dengan Prabowo.
"Sementara ulang tahun partai kan bulan Februari sudah dekat. Nah tadi lebih banyak kita bicara internal tentang bagaimana kita mengelola partai ke depan. Itu saja," ucap Dasco. (net/ikh)