Pejabat Baru Kapolda Sulsel Puji Kapolres Palopo atas Keberhasilan Ungkap Pelaku Pembunuh Feni Ere

  • Bagikan

Momen saat pejabat baru Kapolda Sulsel Irjen Pol. Rusdi Hartono menanyakan kasus menonjol Sulsel ke Kapolres jajaran usai Sertijab.

PALOPOPOS CO.ID, MAKASSAR-- Pejabat baru Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Rusdi Hartono, beserta para pejabat utama Polda Sulsel, memuji keberhasilan Kapolres Palopo beserta jajaran atas keberhasilannya menuntaskan kasus kematian Feni Ere.

Kasus kematian almarhumah Feni Ere (28) gadis Jl. Pongsimpin, Kota Palopo ini, bermula saat 25 Januari 2024 lalu dikabarkan hilang dan dilaporkan di Polres Palopo.

Kasus ini menjadi perhatian publik, setelah beberapa bulan lalu di 2025 ini ditemukan kerangka manusia di KM 35 Battang Barat, poros Palopo- Toraja.

Setelah dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan sampel oleh tim Dokkes Polda Sulsel, hingga hasil pemeriksaan keluar dinyatakan bahwa rangka manusia tersebut merupakan rangka jenazah Feni Ere, yang dilaporkan hilang setahun sebelumnya.

Setelah identitas rangka diketahui, dari laporan kehilangan, diubah jadi laporan tindak kriminal (pembunuhan).

Setelah serangkaian penyelidikan cukup panjang dan tentunya menguras tenaga dan pikiran, singkat cerita, pelaku berhasil diidentifikasi melalui sidik jari tertinggal di plat mobil korba yang disembunyikan di kompleks perumahan Antang Makassar.

Sidik jari yang nyaris tidak bisa lagi diidentifikasi karena rentan waktunya telah lama (setahun lebih), itu berhasil dipecahkan oleh seorang Bintara Polres Palopo, Bripka Achmar, Tim Inafis Polres Palopo.

Hasil pencocokan data atau identitas sidik jari ditemukan pada plat mobil korban, muncul nama Ahmad Yani (AY) warga Jl. Nanakan, Kelurahan Amassangan, Kota Palopo.

Dari data tersebut, kemudian Tim Resmob Polda Sulsel bersama Tim Resmob Polres Palopo melakukan penyelidikan lebih lanjut sehingga berhasil menangkap Ahmad Yani pada (20/3/2015) lalu di Kecamatan Bone- bone, Kabupaten Luwu Utara.

Atas kerja keras dan keberhasilan Kapolres Palopo, AKBP Safi'i Nafsikin beserta jajarannya itu, pejabat baru Kapolda Sulsel beserta para penjabat utama (PJU) Polda Sulsel, memberi apresiasi atas keberhasilan mengungkap dan menangkap pelaku.

Seperti dikutif dari video diupload di akun tiktok @tukang_info_sulsel saat proses serah terima jabatan (22/3/2025) lalu, dari pejabat lama Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Yudhiawan ke pejabat baru Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Rusdi Hartono.

Saat menyapa para Kapolres, Pejabat baru Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Rusdi Hartono, menanyakan kasus menonjol di Sulawesi Selatan, seperti di Palopo, kasus pembunuhan almarhumah Feni Ere dan kasus di Sidrap.

"Siap sudah tertangkap pelakunya jendral,"ucap Safi'i Nafsikin.

Jawaban tegas Kapolres Palopo tersebut, kemudian disambut pujian dan apresiasi dari Kapolda beserta PJU Polda Sulsel.

"Bertanggung jawab ini," ucap salah seorang PJU dibelakang Kapolda yang nampak berpakat Kombes kemudian senyum dan tawa khas Kapolres Palopo.

Untuk diketahui, pelaku pembunuh almarhumah Feni Ere saat ditangkap oleh Tim Resmob Polda Sulsel bersama Tim Resmob Polres Palopo, telah mengakui perbuatan kejamnya tersebut.

Seperti disampaikan Kapolres Palopo pada (21/3/2025) dalam press release di lobby Mako Polres Palopo.

Dan saat ini, pelaku beserta barang bukti milik korban tela diamankan di Polres Palopo guna proses lebih lanjut.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku disangkakan oleh penyidik dengan Pasal 340 KUHPidana Subsidair Pasal 338 KUHPidana dan atau Pasal 285 KUHPidana.(Riawan)

  • Bagikan

Exit mobile version