15 Tahun PLTM Ranteballa Mengabdi di Luwu

  • Bagikan
Direktur PT Fajar Futura Energi Luwu Ir Roberth R Batara dan istri serta segenap karyawan PLTM Ranteballa foto bersama di camp sebelum menyerahkan bingkisan lebaran. Sebanyak 350 paket bingkisan diberikan kepada Pemerintah desa Ranteballa Selasa (25/3/2025). --ANDRI/PALOPO POS--

Eksistensi Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan

PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID, LATIMOJONG -- Jauh dari hingar bingar kehidupan kota, diantara lembah dan sungai yang mengalir deras serta ditempat yang tidak kita duga, ada anak manusia yang terus mengabdi dan memberi kita pelajaran selama lebih dari 12 tahun, betapa alam Kabupaten Luwu apabila tidak dirusak akan memberi manfaat 'cahaya' bagi kehidupan.

Pekerjaan yang kita geluti bukan sebuah kebetulan dan bukan sekedar menjadi mata pencaharian, tetapi mengandung sebuah tuntutan, kewajiban, bahkan tanggung jawab bukan hanya kepada atasan, perusahaan, tetapi lebih kepada lingkungan sosial sekitar kita sebagai manusia yang memiliki akal budi. Inilah yang diperlihatkan jajaran PT Fajar Futura Energi Luwu yang dipimpin Ir Roberth R Batara, dalam mengelola kawasan Pembangkit Tenaga Listrik Minihidro (PLTM) di Desa Ranteballa Kecamatan Latimojong.

Bagi jajaran PLTM Ranteballa, bulan suci Ramadhan 1446 H yang jatuh pada bulan Maret ini menjadi berkah sekaligus menjadi momentum bersejarah. Betapa tidak, diatas lahan seluas 8 hektare, sejak Mei 2010, pihak swasta PT Fajar Futura Energi Luwu telah mengoperasikan perangkat teknologi tinggi di PLTM Ranteballa untuk melahirkan 'Cahaya Terang' energi listrik.

"Kami sangat mensyukuri momentum bulan Ramadhan yang jatuh bulan ini. Artinya, kami sudah memasuki 15 tahun atau memasuki lebih satu dekade mengoperasikan PLTM Ranteballa. Untuk itulah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), kita kembali hadir berbagi dibulan suci Ramadan dengan memberi sedikit bingkisan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H," ungkap Roberth R Batara didampingi GM PT Fajar Futura Energi Luwu Kodrat Maulana.

Roberth mengatakan selama 15 tahun, PT Fajar Futura Energi Luwu mengoperasikan turbin penggerak generator yang merubah tenaga gerak arus air sungai menjadi energi listrik. PLTM yang dibangun sejak tahun 2008 dilengkapi beberapa bagian penting untuk beroperasi, seperti saluran pengambilan (intake) di sungai Ranteballa, saluran pembawa/headrace yang membawa air dari intake kearah bak pengendap, yang memiliki panjang saluran cor beton mencapai 2,4 KM dengan lebar 2 M, dan ditanam didalam tanah mirip terowongan. Pula dilengkapi pipa pesat (penstock) yang membawa air jatuh kearah mesin turbin, dengan ketinggian 93 meter dan kemiringan 18-38 derajat berdiameter pipa 120 CM.

"Yang tidak kalah penting dari semua peralatan diatas yang membuat kami mampu menciptakan sumber energi listrik, yaitu hutan yang tetap lestari dan terjaga di desa Ranteballa. Kami berharap hutan di Latimojong tetap dijaga kelestariannya, Jika hal itu mampu dilaksanakan, kami optimis PLTM Ranteballa bisa dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Luwu sebagai sumber energi listrik hingga 100 tahun ke depan, " Kata Roberth.

Roberth menambahkan, pihaknya senantiasa dan tidak pernah berhenti mengajak masyarakat Ranteballa dan sekitarnya, untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan di Latimojong. Kami membuat PLTM Ranteballa dengan investasi puluhan milyar rupiah dan bisa melayani hingga 100 tahun kedepan. Anda lihat sendiri, kami sangat menjaga camp area kerja PLTM Ranteballa dari kebersihan dan keasriannya. Kami ingin buktikan bahwa Tuhan memang maha kuasa, karena menciptakan air dan bisa memiliki manfaat besar untuk umat manusia di muka bumi ini" Tandas Roberth.(and/idr)

  • Bagikan