Cegah Banjir, Sungai di Desa Polewali Dikeruk

  • Bagikan
Alat berat dikerahkan untuk melakukan pengerukan sungai cegah banjir di Desa Polewali, Kecamatan Baebunta Selatan.

PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID, BAEBUNTA SELATAN – Sejumlah alat berat kini telah dikerahkan untuk melakukan pengerukan sungai di Desa Polewali, Kecamatan Baebunta Selatan.
Langkah ini dilakukan untuk mengatasi pendangkalan sungai karena sedimentasi yang disebabkan jebolnya tanggul serta meluapnya air sungai ke permukiman dan perkebunan warga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUTRPKPP) Luwu Utara, Muharwan, mengatakan bahwa pengerukan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, ke daerah tersebut pekan lalu.

”Pengerukan ini dilakukan untuk mengatasi dampak sedimentasi yang selama ini menyebabkan banjir, terutama di wilayah Malangke dan Malangke Barat,” ujar Muharwan, Rabu 26 Maret 2025.

Ia menjelaskan bahwa salah satu temuan saat kunjungan Bupati adalah adanya saluran air yang menghubungkan dua sungai besar yakni Sungai Baliase dan Sungai Masamba.
Awalnya, saluran ini berukuran kecil, namun setelah tanggul di sisi Sungai Baliase jebol, saluran tersebut melebar hingga mencapai 270 meter. Akibatnya, debit air di Sungai Masamba meningkat drastis karena menerima aliran dari Sungai Baliase.

Adapun tanggul yang jebol di Sungai Baliase itu memiliki panjang sekitar 4,6 km dan menjadi kewenangan balai provinsi untuk ditangani. Menurut Muharwan, balai telah menghitung kebutuhan anggaran untuk perbaikan tanggul tersebut, yakni sebesar Rp.45 miliar.

Selain itu, dibutuhkan sekitar 500 karung jumbo bag berkapasitas 1 ton untuk membantu penanganan sementara.
”Pengerukan ini merupakan perintah langsung dari Bupati Luwu Utara. Harapannya, pengerukan sungai dari Desa Polewali, Kecamatan Baebunta Selatan, hingga Desa Tolada, Kecamatan Malangke, dapat mengurangi risiko banjir saat musim hujan,” Jelasnya.

Dengan adanya upaya ini, diharapkan masyarakat di wilayah Malangke dan Malangke Barat, dapat lebih terlindungi dari ancaman banjir yang kerap terjadi akibat meluapnya air sungai.(jun/rhm)

  • Bagikan