
PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID, PALOPO--Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo menerima sertifikat ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018. Menariknya pengakuan perguruan tinggi yang berstandar internasional ini bertepatan pada Milad ke-57 IAIN, Kamis 27 Maret 2025.
Sebelum menerima sertifikat internasional, kampus negeri satu-satunya di Luwu Raya ini mengikuti berbagai tahapan. Yakni beberapa proses audit dimana mendapat pengakuan kelayakan oleh ALCUMUS ISOQAR & VRC International yang berafiliasi dengan UKAS & IASEC pada 6 Maret lalu.
Pengakuan internasional ISO 9001:2015 sendiri merupakan standar sistem manajemen mutu untuk memastikan bahwa layanan akademik dan administratif berjalan dengan efektif, efisien, serta memenuhi kebutuhan mahasiswa dan pemangku kepentingan lainnya.
Sementara ISO 21001:2018 sangat bermanfaat bagi perguruan tinggi karena membantu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat sistem manajemen, serta meningkatkan kepuasan mahasiswa dan pihak terkait lainnya. Dengan standar ini, perguruan tinggi dapat lebih mudah beradaptasi dengan perubahan kebutuhan pendidikan global yang pada gilirannya menghasilkan lulusan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja secara global.
Dengan diperolehnya sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018, IAIN Palopo semakin memperkuat posisinya. Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada peningkatan mutu akademik dan tata kelola yang profesional berstandar internasional.
Rektor IAIN Palopo, Dr Abbas Langaji, M.Ag menyebutkan, Alhamdulillah. Hari Kamis, 27 Maret 2025, tepat di Milad ke-57, selaku rektor pihaknya menerima dua sekaligus sertifikat ISO. ISO 9001:2015 terkait Sistem Manajemen Mutu dan ISO 21001:2018 tentang Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan.
"Alhamdulillah, almamater kami, IAIN Palopo, selaku Rektor saya menerima dua sekaligus sertifikat ISO," ujarnya.
Dikatakannya, selaku rektor yang baru menjabat 21 bulan. Prestasi ini sesuatu yang membahagiakan bagi keluarga besar IAIN Palopo. Prestasi ini diraih bukan sesuatu yang kebetulan dan tiba-tiba namun melalui proses sejarah yang sangat panjang.
Ini tidak bisa dipisahkan dari kepemimpinan tokoh-tokoh sebelum saya. Ada tujuh orang mantan Pimpinan IAIN Palopo sejak tahun 1968-2023 yang secara berurutan telah meletakkan dasar pengembangan organisasi dengan sangat baik, terukur dan terstruktur.
Kliimaksnya. Berhasil diperolehnya sertifikat ini, merupakan pengakuan berstandar global atas kondisi ril IAIN Palopo saat ini. Sertifikat ini sekaligus menjadi modal dasar menyongsong penerbitan Peraturan Presiden tentang transformasi status kelembagaan menjadi Universitas Islam Negeri Palopo.
"Saya sebagai alumni sekaligus pimpinan sangat bangga dengan tim kerja yang luar biasa ini. Oleh karenanya atas nama Pimpinan IAIN Palopo mengucapkan terima kasih serta pernghargaan kepada semua pihak yang berkontribusi dalam pencapaian ini," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Islam (DIktis), Prof Dr Phil Sahiron, MA beberapa waktu lalu menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih IAIN Palopo meraih pengakuan internasional, ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018.
Dikatakannya, dengan semua capaian ini, baik alih status yang sebentar lagi, pengakuan internasional ISO serta pembukaan Program Doktor. Betul-betul dapat dirasakan masyarakat sekitar, regional, Sulawesi dan secara nasional manfaatnya dari IAIN Palopo.
Untuk diketahui, dibawah kepemimpinan Rektor Abbas berbagai prestasi ditorehkan oleh IAIN Palopo, termasuk baru-baru ini
meraih prestasi luar biasa. Meraih peringkat pertama di Luwu Raya dan urutan ke-88 Perguruan Tinggi (PT) tingkat Nasional versi webometrics untuk edisi Januari 2025.
Untuk peringkat dunia, IAIN Palopo berada pada peringkat 5.818 dari 32.000 lebih perguruan tinggi (PT) di lebih dari 200 negara di dunia. Info ini dapat diakses pada laman https:/www.webometrics.info/en.
Miliki 18 Prodi
Sementara itu, untuk menjawab kebutuhan pendidikan tinggi masyarakat di Luwu Raya. IAIN Palopo saat ini, menyiapkan 18 program studi (Prodi) yang tersebar di empat fakultas. Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) mencakup Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Sosiologi Agama, Bimbingan dan Konseling Islam, serta Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) memiliki Prodi Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Matematika, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Manajemen Pendidikan Islam, serta Pendidikan Islam Anak Usia Dini.
Sementara itu, Fakultas Syariah menyediakan Prodi Hukum Keluarga Islam, Hukum Tata Negara, dan Hukum Ekonomi Syariah. Adapun Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menawarkan Prodi Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Manajemen Bisnis Syariah, serta Akuntansi Syariah.
Beberapa program studi di kampus ini telah meraih akreditasi A atau Unggul, seperti Prodi Ekonomi Syariah, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Perbankan Syariah, sedangkan yang lainnya telah mendapatkan akreditasi B.
Selain mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum, IAIN Palopo memiliki sejumlah keunggulan, salah satunya adalah statusnya sebagai satu-satunya perguruan tinggi negeri di wilayah Tana Luwu. Dalam hal pembinaan mahasiswa, kampus ini menekankan kemampuan baca tulis Al-Qur’an serta penguatan akhlak, iman, dan taqwa.
Mahasiswa baru diwajibkan mengikuti program Ma’had Al Jamiah, yakni pesantren mahasiswa yang berlangsung sekitar 21 hari. Program ini bertujuan membentuk karakter Islami, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an.
Untuk mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa, terdapat berbagai organisasi kemahasiswaan, baik Unit Kegiatan Khusus (UKK) maupun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Beberapa di antaranya adalah Resimen Mahasiswa, Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), Kesenian Sibola, LDK, serta lembaga jurnalistik Graffity dan Palita TV.
"Selain itu, terdapat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di tingkat institut dan fakultas, serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) yang berperan dalam melatih jiwa kepemimpinan mahasiswa," terang mantan Ketua Senat Mahasiswa STAIN/IAIN Palopo ini.
IAIN Palopo juga memiliki fasilitas pendukung, seperti perpustakaan yang telah meraih akreditasi A. Klinik kesehatan dengan akreditasi Paripurna ditambah tenaga medis yang profesional.
Untuk pengembangan kampus, IAIN Palopo baru saja melakukan penandatanganan dengan Pihak Telkomsel. Dimana pada April 2025 mendatang akan meningkatkan bandwidth internet menjadi 1 Gbps (Giga bit per second) dari sebelumnya 600 Mbps (Mega bit per second).
Harapannya, dengan hal ini pemakaian internet di berbagai sudut-sudut kampus menunjang pembelajaran mahasiswa dan segala aktivitas civitas akademik. Jadi prinsipnya internet is everything.(hms)