Crisis Center BPS Gereja Toraja Resmikan Huntara di Malangke Lutra

  • Bagikan

PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID MALANGKE --
Crisis Center Gereja Toraja telah menyelesaikan pembangunan Hunian Sementara yang dikerjakan selama dua bulan bagi Korban terdampak Bencana Banjir di desa Lembang-Lembang Kecamatan Baebunta Selatan Kabupaten Luwu Utara.

Huntara diserahkan kepada 26 Kepala Keluarga Jemaat Moria Rante Baru korban yang terdampak Bencana Banjir Bandang dari Sungai Rongkong yang datang pkl 22.00 setelah perayaan Natal Klasis Malangke pada tanggal 16 Desember 2022 yang menggenangi pemukiman maupun lahan pertanian, sehingga sudah tidak bisa ditinggali lagi.

Sebelum peresmian , didahului Ibadah Syukur yang dipimpin Ketua Crisis Center Gereja Toraja Pdt Yusuf Paliling yang menekankan banyak pihak yang tergerak mengambil bagian sebagai wujud solusi untuk membantu sesama yang terdampak bencana .

Peresmian huntara ini dilaksanakan oleh Ketua Umum BPS Gereja Toraja Pdt Alfred Anggui didampingi Ketua Crisis Center GT, Ketua Wilayah I Tana Luwu, CCGT Tana Luwu, Pengurus Pusat PWGT, PP SMGT, PP PKB GT dan Komunitas Tasikamasean.

Ketua umum BPS Gereja Toraja dalam kesempatan tersebut menyampaikan, “Ini memang Hunian Sementara, tapi kasih Tuhan itu tetap selamanya. Karena itu tetap semangat dan hidup penuh pengharapan”. Pdt Alfred juga mengapresiasi perhatian dan kerja sama semua pihak yang mau berbagi belas kasih bagi saudara-saudara di Malangke’. Uluran tangan penuh sukacita datang dari berbagai pihak.“(rls)

  • Bagikan