Pj Sekprov Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW IKABA Sulsel

  • Bagikan

Nampak Pj Sekprov Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, menghadiri peringatan Maulid Nabi yang dilaksanakan oleh pengurus dan anggota IKABA Sulsel, di Wisma Laotbang, Jalan Letjend Mappaodang, Selasa, 10 Oktober 2023. --hms pemprov--

PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-- Pj Sekprov Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang dilaksanakan oleh pengurus dan anggota Ikatan Alumni Bappeda (IKABA) Provinsi Sulsel, yang diadakan di Wisma Laotbang, Jalan Letjend Mappaodang, Selasa, 10 Oktober 2023.

Mengawali sambutannya, Andi Muhammad Arsjad menceritakan tentang perjalanan karirnya. Bahwa dirinya juga berasal dari keluarga pamong. Kemudian, penugasan pertamanya di Sulsel setelah lulus IPDN tahun 1994.

"Pada saat itu mengawal Inpres Desa Tertinggal. Jadi kalau alumni STPDN sekarang semua di kota, di provinsi, jaman kami dulu di pelosok semuanya ditempatkan untuk mengawal Inpres desa tertinggal di Kabupaten Luwu, kemudian pindah di Sidrap," tuturnya.

"Di Sidrap itulah saya di Bappeda. Mulai dari Staf kemudian Eselon 4, kepala bidang, sekretaris sampai kepala Bappelitbangda," kata Arsjad yang juga Pembina IKABA Sulsel.

Ia mengakui, menjadi seorang perencana tentu tidak mudah. "Tapi saya justru lebih memilih Bappelitbangda karena saya pikir untuk melakukan suatu perubahan kita harus mulai dari gurunya dulu dan kita ada di situ. Saya selalu mengatakan teman-teman Bappelitbangda bahwa kalau kereta kita ini lokomotifnya, karena kita yang menarik ini gerbong. Jadi kalau bapaknya lambat, gerbongnya juga akan lambat," ucapnya.

Ia menuturkan, saat ini dirinya dipercaya sebagai pejabat sekretaris daerah yang juga adalah ketua TAPD. Hal pertama yang dilakukan di Sulsel ini adalah bagaimana melakukan pencermatan dan penyesuaian terhadap APBD Perubahan.

Selanjutnya, tantangan ini tidak mudah dalam kita menghadapi kondisi yang ada sekarang. "Tentu Bappelitbangda di masa kami berbeda dengan di masanya Bapak Ibu sekalian," imbuhnya.

Arsjad menuturkan, Gerakan Penanaman Pisang yang diinisiasi Pj Gubernur Sulsel merupakan salah satu upaya pemerintah provinsi dalam mengendalikan dan mengatasi empat persoalan yang dihadapi Sulawesi Selatan, yakni Inflasi, Stunting, kemiskinan ekstrim, dan ketahanan pangan.

"Jadi, saya sekali lagi tentu berharap melalui forum ini mudah-mudahan ke depan ada forum yang bisa mempertemukan antara generasi penerus perencana sekarang dengan generasi pendahulu-pendahulu kita karena tidak bisa dipungkiri bahwa para senior kita ini, memiliki pengalaman mungkin dari sisi teoritik dari sisi anak-anak sekarang jago membaca ada Google dan segala macam tapi fakta pengalaman itu tidak bisa terbantahkan. Kita sudah menghadapi banyak persoalan kasus apa dan segala macam," ungkapnya.

Sementara, Ketua Panitia IKABA Provinsi Sulsel, Andi Suridahti Arifuddin, menyampaikan melalui peringatan maulid nabi besar muhammad shallallahu alaihi wasallam 1445 Hijriyah, kita pelihara ukhuwah islamiyah dan hubungan insaniah.

"Kami atas nama panitia peringatan maulid nabi besar Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam 1445 Hijriyah mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Sekda di tempat ini, begitu pula pada senior-senior kami yang sempat pula hadir di tempat ini, saya merasa senang dan Alhamdulillah masih sempat melakukan silaturahmi di tempat ini," ucapnya.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua IKABA Sulsel Saleh Radjab, Kepala Dinas Dukcapil Sulsel; Iqbal Suhaeb, para alumni IKABA Sulsel. (*/pp)

  • Bagikan