3.325

Hendak Ikuti Tes PPPK di Makassar, Suami Istri Asal Toraja Meninggal Kecelakaan di Barru

  • Bagikan
  • JFK Bantu Pulangkan Jenazah ke Kampung Halaman

PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID BARRU -- Dalam berkendaraan hendaknya selalu berhati-hati dan taati peraturan. Jika melanggar, bisa fatal. Menyebabkan kecelakaan pada diri dan orang lain. Seperti yang terjadi, Jumat siang tadi 1 Desember 2023, terjadi laka lantas yang menimpa pasangan suami istri asal Toraja.

Yang peristiwa kecelakaan maut tersebut terjadi di daerah poros Parepare-Makassar, tepatnya di Desa Corowali, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Seperti yang dikabarkan Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang saat dihubungi Palopo Pos, Jumat 1 Desember 2023.

Lanjut JFK, sapaannya, kalau korbannya bernama Siviana Palanda asal Sangalla Selatan yang dibonceng suami Manase Lolok yang juga asal Sangalla Selatan, Tana Toraja.

Sesuai laporan bahan keterangan (baket) polisi, pasaturi ini ditabrak dari belakang oleh mobil Suzuki Carry bak terbuka. Mobil dengan nomor polisi DP 8452 AP ini dikemudikan Supriansyah.

Adapun kronologinya, Manase Lolok yang mengendarai motor Yamaha Mio nomor polisi DP 3084 JS sedang melaju di lajur kiri. Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), motor tiba-tiba pindah ke lajur kanan.

Dari arah belakang, Supriansyah yang melaju kencang juga di lajur kanan tak sempat lagi untuk mengerem atau menghindari tabrakan. Membuat Manase dan Selviana terpental.

Selviana dilaporkan meninggal di TKP, sementara suaminya meninggal di Puskesmas Pekkae, Barru.

Diketahui almarhumah Seviana seorang bidan honorer di Puskesmas Rante Alang, Sangalla, yang ingin mengubah nasib dengan mengkuti seleksi PPPK di Makassar. Sedangkan almarhum Manase bekerja sebagai tenaga kebersihan di SMKN 4 Tana Toraja.

Sementara itu, dari pihak keluarga di Sangalla Selatan yang mendengar keluarganya tewas kecelakaan di Barru, lalu menghubungi JFK mengatakan bahwa keluarga menghubungi dari Toraja berdasarkan KTP yang didapatkan di tas untuk meminta bantuan. Dan dengan segera JFK menghubungi Kasat lantas Parepare AKP Adnan untuk segera meluncur ke Barru dan membantu namun mayat suami istri tidak tertolong lagi.

Saat ini, kata JFK, jenazah keduanya sudah diberangkatkan kembali ke Sanggalla Selatan, Tana Toraja.

Diketahui, bukan kali ini saja JFK turut andil dalam membantu warga ketika ada yang datang meminta pertolongan. Dimana beberapa waktu lalu pun, JFK juga terjun langsung membantu pengungkapan kasus pembunuhan seorang gadis Toraja di Morowali, sehingga dengan cepat bisa terungkap. Lalu, kasus pelecehan seksual yang cukup sulit pengungkapannya dialami warga asal Luwu Timur juga tidak luput dari bantuan JFK.

Saat ini pasca purnawiran dari kepolisian, JFK membidik sebagai Caleg DPR RI Partai Demokrat Dapil Sulsel 3 nomor 2.

Dengan bekal pengalaman selama di kepolisian, serta jaringan yang luas di nasional, Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang berharap nantinya jika diamanahkan duduk di Senayan (DPR RI), untuk berada di Komisi 3 (Komisi Hukum).

"Banyak orang yang menjanjikan sesuatu, tetapi bagi saya lebih dari itu, yakni, komitmen untuk membantu masyarakat di Dapil Sulsel 3 ini, khususnya di Luwu Raya dan Toraja. Kalau mengandalkan APBD saja, tidak akan cukup membangun daerah.

Untuk itu, perlu ada orang kita di Senayan yang punya jaringan langsung dengan kementerian-kementerian. Anggaran tiap kementerian itu banyak, itu yang harus dijemput dan dijembatani. Dan saya berpengalaman dan punya koneksi ke situ," kata Purnawirawan Polisi bintang dua ini.

Lalu, kenapa memilih Komisi 3, Komisi Hukum DPR RI? Dijelaskan Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang, kalau setiap kita ini pasti selalu bersentuhan dengan hukum. Dengan duduk di DPR RI, kita punya power. Dimana mitra kerja Komisi 3 adalah Kapolri, Jaksa Agung, KPK, dan sebagainya. Sehingga, persoalan masyarakat di daerah bisa kita bantu tengahi.

"Saya pernah menjabat kapolres tiga kali, mulai dari Tangerang, Purwodadi sampai Medan. Lalu ke Polda Metro Jaya, Polda Jatim, Kaltim, Kalbar, Sulsel, dan terakhir Deputi Kebijakan dan Strategi Badan Keamanan Laut (Bakamla RI). Jadi saya tahu alurnya, saya berpengalaman di hukum. Untuk itu harapannya kita punya keterwakilan di Senayan," tambahnya.(idr)

  • Bagikan